detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Sabtu, 19/04/2014 19:36 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Rabu, 06/06/2012 21:33 WIB

Taufiq Kiemas Dilarikan ke RS, Megawati Absen di Perayaan HUT Bung Karno

Sukma Indah Permana - detikNews
Jakarta - Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri tidak menghadiri peringatan 67 tahun hari lahir Pancasila, sekaligus mengenang 111 tahun Hari Lahir dan 42 Tahun Wafatnya Bung Karno. Megawati harus menemani suaminya Taufiq Kiemas yang saat ini sedang sakit.

"Ibu Mega minta maaf tidak bisa datang karena malam ini Bapak Taufiq Kiemas harus masuk rumah sakit," ujar Ketua Fraksi PDIP, Puan Maharani di Hotel Kempinsky Indonesia, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu (6/6/2012).

Pantuan detikcom, meski tidak dihadiri oleh Megawati, acara tersebut tetap berlangsung dengan meriah dengan pemutaran film dokumenter tentang Sukarno.

Pada pidato pembukaannya, Puan menyebut gagasan yang berasal dari Sukarno dan Mohammad Hatta bukanlah untuk Indonesia saja melainkan untuk dunia.

"Seperti KAA (konferensi Asia-Afria), Non Blok, yang semuanya wujud keinginan Bung Karno dan cita-citanya untuk persaudaraan dunia," terangnya.

Sebelumnya, Ketua MPR, Taufiq Kiemas, juga tidak hadir dalam acara peringatan pidato Pancasila 1 Juni gara-gara terserang virus demam berdarah.


Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(fiq/mad)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
81%
Kontra
19%