Detik.com News
Detik.com
Rabu, 06/06/2012 21:33 WIB

Taufiq Kiemas Dilarikan ke RS, Megawati Absen di Perayaan HUT Bung Karno

Sukma Indah Permana - detikNews
Taufiq Kiemas Dilarikan ke RS, Megawati Absen di Perayaan HUT Bung Karno
Jakarta - Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri tidak menghadiri peringatan 67 tahun hari lahir Pancasila, sekaligus mengenang 111 tahun Hari Lahir dan 42 Tahun Wafatnya Bung Karno. Megawati harus menemani suaminya Taufiq Kiemas yang saat ini sedang sakit.

"Ibu Mega minta maaf tidak bisa datang karena malam ini Bapak Taufiq Kiemas harus masuk rumah sakit," ujar Ketua Fraksi PDIP, Puan Maharani di Hotel Kempinsky Indonesia, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu (6/6/2012).

Pantuan detikcom, meski tidak dihadiri oleh Megawati, acara tersebut tetap berlangsung dengan meriah dengan pemutaran film dokumenter tentang Sukarno.

Pada pidato pembukaannya, Puan menyebut gagasan yang berasal dari Sukarno dan Mohammad Hatta bukanlah untuk Indonesia saja melainkan untuk dunia.

"Seperti KAA (konferensi Asia-Afria), Non Blok, yang semuanya wujud keinginan Bung Karno dan cita-citanya untuk persaudaraan dunia," terangnya.

Sebelumnya, Ketua MPR, Taufiq Kiemas, juga tidak hadir dalam acara peringatan pidato Pancasila 1 Juni gara-gara terserang virus demam berdarah.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(fiq/mad)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Tolak APBD DKI 2015, Parpol Lembek dan Mengecewakan

DPRD DKI menolak penggunaan APBD DKI 2015 setelah tak mau membahasnya lewat rapat Badan Anggaran. Tokoh antikorupsi Buya Syafii Maarif mengatakan sikap partai lembek dan mengecewakan. "Mereka menolak isu anggaran siluman tetapi mendukung atau tidak menarik diri dari Hak Angket. Padahal, Ahok diangket karena jelas menolak anggaran siluman itu," kata Buya Syafii. Bila Anda setuju pendapat Buya Syafii, pilih Pro!
Pro
99%
Kontra
1%