detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Minggu, 20/04/2014 17:58 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Rabu, 06/06/2012 18:20 WIB

17 Motor Tanpa Surat Disita Polsek Cengkareng, Diduga Hasil Curian

Dhurandhara - detikNews
Jakarta - Polsek Cengkareng berhasil menyita sejumlah sepeda motor tanpa surat-surat resmi. Diduga sepeda motor ini merupakan hasil pencurian kendaraan bermotor di beberapa wilayah DKI Jakarta dan Tangerang.

"Anggota reskrim melaksanakan observasi wilayah, kemudian mendapat informasi dari warga. Bahwa pelaku mengendarai truk BG 8363 B, memuat berbagai jenis kendaraan yang tidak dilengkapi dengan surat-surat," kata Kapolres Jakarta Barat, Kombes Pol Suntana, dalam jumpa pers di Polsek Cengkareng, Jl Kamal Raya, Jakarta Barat, Rabu (6/6/2012).

Menurut Suntana, saat itu truk bermuatan 14 sepeda motor ini melintas di Jl Bangun Nusa RW 03, Cengkareng Timur, Jakarta Barat. Pengemudi truk tersebut, Ahsin ditangkap.

"Setelah dilakukan penyidikan terhadap perkara tersebut, ternyata 14 unit sepeda motor di truk itu didapat dari masing-masing penjual," jelasnya.

Di antara penjual tersebut berinisial HA. Ahsin mendapat motor dari HA sebanyak 8 motor. Sementara 6 motor lagi didapat dari daerah Kalijodo, Tambora, Jakarta Barat.

"Setelah dilakukan pemeriksaan terhadap HA, ternyata ia menyimpan 3 unit sepeda motor Yamaha Mio yang tidak jauh dari rumahnya," tambahnya.

HA menjual berbagai jenis sepeda motor dari masing-masing penjual berinisial NB, K, T, J, A, dan P.

"T, J, A, dan P belum tertangkap," ucapnya.

Total sepeda motor yang disita yakni 17 motor. Berikut sejumlah kendaraan bermotor yang ada di Polsek Cengkareng:

1. Honda Blade warna oranye tanpa nopol
2. Honda Beat warna pink B 3583 NMP
3. Honda Beat warna biru B 3125 BJM
4. Yamaha Vega ZR warna hitam tanpa nopol
5. Yamaha Vega ZR warna hijau tanpa nopol
6. Honda supra X 125 warna hitam B 3655 BLU
7. Suzuki FY warna hitam B 3837 NHT
8. Yamaha Mio CW warna putih tanpa nopol
9. Yamaha Mio warna putih B 6681 TJO
10. Yamaha Mio Soul warna hijau tanpa nopol
11. Yamaha Mio warna merah B 6791 WDP
12. Honda Blade warna silver B 3182 BLK
13. Honda Revo warna putih B 6314 BOR
14. Honda Scoopy warna merah marun tanpa nopol
15. Honda Supra Fit B 6540 ULD
16. Honda Blade warna oranye B 6872 UWD
17. Honda Suprafit warna hitam B 6008 OK

Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(gus/vta)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
79%
Kontra
21%