detikcom
Rabu, 06/06/2012 17:52 WIB

Jadi Germo PSK Kelas Atas, Eks Ratu Kecantikan Vietnam Ditangkap

Novi Christiastuti Adiputri - detikNews
Vo Thi My Xuan (Thanh Nien)
Hanoi, - Kepolisian Vietnam berhasil membongkar jaringan prostitusi kelas atas, yang melibatkan seorang mantan ratu kecantikan sebagai sang mucikari. Jaringan prostitusi ini khusus menyediakan model, aktris, dan penyanyi kepada klien-klien kaya di Vietnam.

Pembongkaran jaringan prostitusi ini diawali saat Kepolisian Vietnam melakukan penggerebekan di sebuah hotel di wilayah selatan Ho Chi Minh City pada akhir pekan kemarin. Dalam penggerebekan tersebut ditangkap 2 wanita yang merupakan Pekerja Seks Komersial (PSK) bersama 2 orang kliennya.

Kepada polisi, kedua PSK tersebut mengaku bekerja pada jaringan prostitusi yang sama, yang dipimpin oleh seorang mantan ratu kecantikan setempat bernama Vo Thi My Xuan (29). Mereka mengaku mendapat penghasilan sebesar US$ 4 ribu atau sekitar Rp 37,9 juta untuk sekali pertemuan.

Bahkan ada pelacur yang dibayar hingga US$ 8 ribu (Rp 75 juta) per hari untuk memberikan layanan seks bagi klien yang ada di luar negeri. Jaringan prostitusi ini diketahui melibatkan 20 orang model, penyanyi, aktris, dan mahasiswa di Vietnam.

Polisi meyakini, Xuan yang memenangkan kontes ratu kecantikan di Vietnam pada tahun 2009 lalu, merupakan tokoh utama di balik jaringan prostitusi ini. Demikian seperti diberitakan oleh kantor berita setempat Thanh Nien dan dilansir oleh AFP, Rabu (6/6/2012).

Dari informasi awal yang didapat dari kedua PSK tersebut, polisi akhirnya berhasil menangkap Xuan dan 3 orang lainnya. Mereka didakwa menjadi mucikari dalam jaringan prostitusi kelas atas ini. Sedangkan kedua PSK yang ditangkap di hotel, telah dilepaskan oleh polisi setelah dimintai keterangan.



Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(nvc/ita)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Pilkada via DPRD Potensi Korupsinya Lebih Tinggi!

DPR hari ini akan mengesahkan RUU Pilkada yang salah satunya akan menentukan apakah pemilihan kepala daerah akan tetap dilakukan secara langsung atau dikembalikan ke DPRD. KPK berpandangan, Pilkada lewat DPRD justru potensi korupsinya lebih tinggi. Bila Anda setuju dengan KPK, pilih Pro!
Pro
58%
Kontra
42%