detikcom
Rabu, 06/06/2012 10:47 WIB

Hiiii.....! Potongan Tangan & Kaki Manusia Dikirim ke SD Kanada

Novi Christiastuti Adiputri - detikNews
Polisi mendatangi sekolah di Vancouver (The Canadian Press)
Vancouver, - Lagi-lagi, paket berisi potongan tubuh manusia kembali ditemukan di Kanada. Kali ini paket mengerikan tersebut dikirimkan ke dua sekolah berbeda di Kota Vancouver. Namun belum diketahui apakah paket ini berkaitan dengan kasus pembunuhan dan mutilasi yang dilakukan oleh seorang bintang film porno Kanada yang kini ditahan di Berlin, Jerman.

"Paket pertama yang berisi potongan tangan manusia dibuka oleh seorang karyawan sekolah," ujar salah seorang polisi setempat, seperti dilansir oleh AFP, Rabu (6/6/2012).

Paket pertama dikirimkan ke sebuah Sekolah Dasar (SD) di Vancouver dan diterima pada Selasa (5/6) waktu setempat. Sedangkan paket kedua dikirimkan ke sebuah sekolah lainnya di Vancouver dan diterima beberapa jam setelah paket pertama diterima.

"Paket kedua berisi potongan kaki manusia," ucapnya.

Sama sekali tidak ada identitas pada potongan-potongan tubuh tersebut. Polisi juga belum bisa menyimpulkan apakah potongan tubuh ini berkaitan dengan potongan tubuh yang ditemukan polisi di Ottawa dan Montreal sebelumnya.

"Penyelidikan akan difokuskan pada proses identifikasi korban dan mencari tahu darimana paket-paket tersebut dikirim. Para penyelidik juga akan bekerja sama dengan kepolisian di wilayah lain jika memang diperlukan," tutur anggota Kepolisian Vancouver ini.

Pekan lalu, Kepolisian Ottawa dan Montreal mendapatkan temuan paket-paket berisi potongan tubuh manusia. Hasil identifikasi menunjukkan, potongan-potongan tubuh yang ditemukan di tiga lokasi berbeda tersebut, berasal dari seorang pria yang sama bernama Lin Jun (32). Lin Jun yang merupakan mahasiswa keturunan China ini diketahui menempuh studi di Concordia University di Montreal. Dia dilaporkan hilang sejak 24 Mei lalu.

Polisi sangat yakin bahwa bintang film porno Kanada, Luka Rocco Magnotta bertanggung jawab atas temuan potongan-potongan tubuh tersebut. Setelah diketahui kabur ke Prancis pada 26 Mei lalu, Luka akhirnya ditangkap di Berlin, Jerman. Kepolisian Berlin membekuk Luka di sebuah kafe internet di Neukolin, sebuah distrik yang banyak dihuni para buruh di Jerman pada Senin (4/6) waktu setempat.

(nvc/ita)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Selasa, 14/05/2013 14:56 WIB
      50 Tahun Integrasi Irian Barat ke NKRI
      Tokoh Integrasi Papua Yahya Solosa: Riak Separatisme Memang Ada
      Gb Pada 1 Mei lalu bertepatan dengan 50 tahun integrasi Irian Barat (sekarang Papua) ke Indonesia. Namun pertanyaan saat ini tentunya adalah, selama setengah abad, adakah makna bergabungnya Papua ke wilayah Indonesia bagi masyarakatnya?
    ProKontra Index »

    Melawan KPK Jadi Bumerang Buat PKS

    PKS melakukan perlawanan ke KPK dengan akan melaporkan penyidik KPK ke Mabes Polri. Menurut konsultan politik Dimas Oky Nugroho dari Akar Rumput Strategic Political Consulting, aksi PKS ini justru akan menjadi bumerang, kehilangan simpati publik. Lebih baik, PKS tak ikut campur dalam kasus Luthfi Hasan Ishaaq. PKS bisa mencontoh partai lainnya bila berhadapan dengan KPK dengan melakukan pembersihan internal. Bila Anda setuju dengan pernyataan Dimas Oky Nugroho, pilih Pro!
    Pro
    46%
    Kontra
    54%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel