Detik.com News
Detik.com
Rabu, 06/06/2012 09:55 WIB

Pengunjung Planetarium Jakarta Antusias Amati Transit Venus

Ahmad Toriq - detikNews
Halaman 1 dari 2
Pengunjung Planetarium Jakarta Antusias Amati Transit Venus Masyarakat meneropong transit venus/Toriq
Jakarta - Fenomena transit Venus mengundang minat sebagian warga Jakarta untuk berkunjung ke Planetarium. Tak hanya pelajar, terdapat juga pengunjung umum yang berminat melihat fenomena langka tersebut.

Pantauan detikcom di Planetarium Jakarta, Taman Ismail Marzuki, Jl Cikini Raya, Jakarta Pusat, Rabu (6/6/2012) pukul 09.30 WIB WIB, sekitar 50 orang yang terdiri dari pelajar dan pengunjung umum sudah berada di atap planetarium. Mereka berkumpul untuk mengamati fenomena transit Venus bersama Himpunan Astronomi Amatir Jakarta (HAAJ).

Sayangnya tebalnya awan yang bergelayut di langit Jakarta menghalangi pandangan untuk melihat matahari. Namun begitu awan menyingkir, pengunjung langsung mengerubungi empat teleskop yang disediakan pihak Planetarium untuk melihat fenomena langka itu.

"Kalau tidak tertutup awan seharusnya sudah sejak pukul 08.30 WIB Venus bisa terlihat. Sebentar ya Mas," kata Seksi Pertunjukan Planetarium Jakarta, Trijoko, yang tergesa menuju teleskopnya saat awan menyingkir.

Planetarium Jakarta menyediakan empat teleskop bagi warga Jakarta yang berminat untuk melihat fenomena melintasnya Venus di depan matahari. Terdapat dua teleskop yang disediakan untuk melihat langsung dan dua teleskop yang dilengkapi dengan kamera untuk dokumentasi.

Saat detikcom mencoba melihat melalui salah satu teleskop, terlihat titik hitam di sisi kiri penampang matahari. Terlihat matahari seperti memiliki tahi lalat.

"Berdasarkan jadwalnya sekarang Venus sudah lewat transit maksimumnya, sedang menuju ke kontak ketiga," ujar salah satu pengurus HAAJ, Yuda, pada pukul 09.33 WIB.Next

Halaman 1 2

Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(trq/vit)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 23/02/2015 10:27 WIB
    Komjen Badrodin: Penertiban Internal agar Tak Terjangkit Hedonis-Konsumtif
    Komjen Badrodin: Penertiban Internal agar Tak Terjangkit Hedonis-Konsumtif Wakil Kapolri Komjen Badrodin Haiti diusulkan Presiden Jokowi menjadi calon Kapolri. Komjen Badrodin mengakui masih banyak perbaikan yang perlu dilakukan di jajaran Polri. Dia juga dengan besar hati mengakui masih banyak penyimpangan yang perlu ditertibkan. Apa saja?
ProKontra Index »

MA Harus Turun Tangan Setop 'Sarpin Effect'!

Putusan hakim PN Jaksel Sarpin Rizaldi yang memperbolehkan status tersangka jadi materi gugatan praperadilan berpotensi menimbulkan kekacauan hukum di Indonesia. "MA harus menyetop. Segera batalkan putusan Sarpin. Kalau tidak, semua tersangka akan melakukan hal yang sama," jelas FH Unsoed Purwokerto, Prof Dr Hibnu Nugroho. Bila Anda setuju dengan Prof Hibnu, pilih Pro!
Pro
94%
Kontra
6%