Senin, 04/06/2012 19:16 WIB

Gempa 6,1 SR di Sukabumi Disebabkan Pergeseran Lempeng 50 Cm

Ahmad Toriq - detikNews
Jakarta - Gempa berkekuatan 6,1 Skala Richter yang mengguncang Sukabumi disebabkan oleh adanya pergeseran lempeng di daerah selatan Jawa Barat. Pergeseran yang terjadi diperkirakan sejauh 50 cm.

"Berdasarkan analisis dari ITB, gempa selatan Jawa Barat pada 18.18 WIB kemungkinan terjadi pada bidang pertemuan lempeng atau gempa subduksi," kata Kepala Pusat Data dan Informasi Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho, dalam rilis yang diterima detikcom, Senin (4/6/2012).

Lempeng yang bertumbukan adalah lempeng Hindia Australia dan Eurasia. Pertemuan lempeng tersebut mengakibatkan pergeseran hingga 50 cm.

"Besarnya pergeseran pada bidang gempa yaitu sekitar 50 cm," lanjutnya.

Menurut Sutopo, gempa cukup kuat dirasakan di beberapa daerah di Sukabumi. Namun tidak ada laporan kerusakan dan korban jiwa.

"Gempa dirasakan cukup kuat oleh warga dan warga berhamburan keluar rumah. Sampai saat ini belum ada laporan kerusakan dan korban jiwa. BPBD Sukabumi masih melakukan pemantauan untuk pendataan," imbuhnya.

(trq/nwk)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Selasa, 14/05/2013 14:56 WIB
      50 Tahun Integrasi Irian Barat ke NKRI
      Tokoh Integrasi Papua Yahya Solosa: Riak Separatisme Memang Ada
      Gb Pada 1 Mei lalu bertepatan dengan 50 tahun integrasi Irian Barat (sekarang Papua) ke Indonesia. Namun pertanyaan saat ini tentunya adalah, selama setengah abad, adakah makna bergabungnya Papua ke wilayah Indonesia bagi masyarakatnya?
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    100%
    Kontra
    0%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel