Senin, 04/06/2012 17:58 WIB

Ribuan Orang Padati Lokasi Pesawat Nigeria, Polisi Lepas Gas Air Mata

Rita Uli Hutapea - detikNews
Foto: CNN
Lagos, - Ribuan orang berbondong-bondong mendatangi lokasi jatuhnya pesawat Dana Air di Lagos, Nigeria. Bahkan untuk membubarkan lautan manusia, polisi terpaksa melepaskan gas air mata.

Menurut saksi mata seperti dikutip kantor berita AFP, Senin (4/6/2012), warga yang penasaran untuk melihat bangkai pesawat, menerobos barikade polisi di lokasi kecelakaan. Akibatnya, polisi pun melepaskan gas air mata. Sekitar 2 ribu orang yang memadati lokasi pun mundur. Namun tak lama kemudian, sebagian warga kembali untuk menonton dari atap-atap rumah dan tempat-tempat lainnya.

Operasi pencarian korban saat ini terus dilakukan. Menurut juru bicara biro investigasi kecelakaan Nigeria, seluruh penumpang dan kru pesawat yang berjumlah 153 orang tewas dalam musibah itu.

Dua mesin derek hari ini tiba di lokasi untuk membersihkan puing-puing sehingga mempermudah akses petugas penyelamat ke lokasi padat penduduk dekat bandara Lagos tersebut.

Saat kejadian, pesawat Boeing jenis MD-83 milik maskapai penerbangan Dana Air tengah dalam perjalanan dari Abuja ke Lagos pada Minggu, 3 Juni. Pesawat nahas itu jatuh dan menimpa sebuah gedung bertingkat dua di kawasan padat penduduk, dekat bandara Lagos. Sejumlah bangunan dilaporkan terbakar. Sedikitnya 10 orang yang berada di lokasi kejadian ikut tewas dalam peristiwa ini.


Rayakan kasih sayang anda dengan coklat. tapi bagaimana kalau coklat tersebut ternyata rekondisi? Simak di Reportase Investigasi, Pukul 16.30 WIB Hanya di TRANS TV

(ita/nrl)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Camat dan Lurah Tak Perlu Ada, Ganti Jadi Manajer Pelayanan Satu Atap

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera merealisasikan kantor kelurahan dan kecamatan menjadi kantor pelayanan terpadu satu pintu. Lurah dan camat bakal berfungsi sebagai manajer pelayanan. Ahok berpendapat lurah dan camat tak perlu lagi ada di Indonesia. Bila Anda setuju dengan gagasan Ahok, pilih Pro!
Pro
73%
Kontra
27%