Senin, 04/06/2012 14:40 WIB

Murid Sekolah Bolos untuk Bertemu Dirinya, Obama Minta Maaf

BBCIndonesia.com - detikNews
Presiden Amerika Serikat Barack Obama memang sangat mahir mengambil hati rakyatnya.

Pembawaannya yang santai dan ramah membuat banyak orang mengaguminya. Salah satunya adalah seorang bocah laki-laki Tyler Sullivan yang berusia 11 tahun.

Begitu kagumnya Tyler kepada Obama membuat dia rela membolos saat sang presiden berkunjung ke Golden Valley Minnesota, Jumat (1/6) lalu.

Di lokasi kunjungan, Tyler harus rela menunggu Obama berpidato hingga selesai, sebelum dia berusaha untuk bertemu presiden idolanya itu.

Beruntung, Tyler mendapatkan tempat di barisan depan pengunjung sehingga memudahkannya bertemu Presiden Obama.

"Saya duduk di barisan depan. Saya sangat senang," kata Tyler kepada stasiun televisi lokal, KARE.


Membolos

Keinginannya bertemu presiden akhirnya terwujud bahkan dia sempat berjabat tangan dengan Obama.

"Saya sempat menjabat tangannya," kata bocah itu sambil menambahkan bahwa presiden bertanya soal alasan dia membolos.

Selanjutnya, Presiden Obama langsung mengeluarkan buku catatan kepresidenan dan kemudian menuliskan sederet pesan lengkap dengan tanda tangannya.

"Bapak Ackerman, tolong ammafkan Tyler. Dia sedang bersama saya! Barack Obama." demikian isi pesan itu.

Tyler berharap surat Obama ini akan menyelamatkannya dari hukuman di sekolah saat dia masuk hari Senin.

Selain itu, dia yakin surat Obama akan membuat teman-temannya kegum.

"Saya seperti ingin segera masuk sekolah dan menunjukkan pada mereka Lihat apa yang aku dapat!" kata Tyler gembira.


(bbc/bbc)

Berita Terbaru Indeks Berita ยป
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
77%
Kontra
23%
MustRead close