detikcom
Senin, 04/06/2012 11:15 WIB

Wabendum PD Jadi Plt Ketua DPD Malut Gantikan Thaib Armaiyn

Ferdinan - detikNews
Saan Mustopa/Ramses detikcom
Jakarta - Partai Demokrat mencopot Ketua DPD PD Malukut Utara, Thaib Armaiyn. Demokrat menunjuk Sartono Hutomo yang sebelumnya menjabat Wakil Bendahara Umum untuk menggantikan Thaib sebagai pelaksana tugas Ketua DPD Malut.

"Thaib sudah diberhentikan sebagai ketua DPD. Sudah digantikan oleh pelaksana tugas DPD Maluku Utara. Penggantinya adalah Sartono Hutomo," kata Wakil Sekjen Demokrat, Saan Mustopa, di Gedung DPR, Jakarta, Senin (4/6/2012).

Menurut Saan, pencopotan Thaib dilakukan pada rapat harian terbatas pengurus Demokrat pekan lalu. Masa tugas Thaib sebagai Ketua DPD Malut, kata Saan, sebenarnya sudah berakhir.

"Kalau masa jabatnya memang sudah lama berakhir, maka dari itu kita adakan Musda tapi karena tertunda, kita adakan PLT-nya," tutur dia.

Pencopotan Thaib terkait aksi penghadangan terjadi saat rombongan Anas dan Ibas tiba di bandara, Kamis 24 Mei. Mendadak sekelompok orang yang diduga pendukung Thaib memaksa bertemu keduanya. Terjadi keributan namun berhasil dikendalikan. Thaib sendiri pernah dipanggil Komwas PD pada Rabu, 30 Mei 2012.


Ikuti berbagai peristiwa hangat yang terjadi hari ini di "Reportase Sore", Pukul 16.30 WIB, Hanya di TRANS TV

(fdn/nrl)





Sponsored Link
Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru Indeks Berita »
  • Senin, 17/06/2013 18:39 WIB
    Dirjen KA Tundjung Inderawan Bicara Mental Penumpang dan Seramnya MRT Subway
    Gb Seraya membangun infrastruktur seperti stasiun dan rel kereta api, Kemenhub juga mengkhawatirkan mental penumpang kereta yang belum tertib. Apalagi, teknologi maju kereta bawah tanah bakal dibangun di Jakarta. Kekhawatiran timbul bila perilaku penumpang KA masih timpang dengan teknologi transportasi.
ProKontra Index »

Jokowi Lebih Dahsyat Nyapres di 2019

Dalam berbagai survei, nama Gubernur DKI Jokowi menempati posisi teratas capres potensial 2014. Suara-suara yang menginginkan Jokowi maju menjadi Capres di Pilpres 2014 juga cukup kencang. Tetapi menurut peneliti politik senior LIPI, Siti Zuhro, Jokowi akan lebih kuat jika berkompetisi di Pilpres 2019. Bila Anda setuju dengan Siti Zuhro, pilih Pro!
Pro
34%
Kontra
66%