detikcom
Minggu, 03/06/2012 15:12 WIB

Taufiq Kiemas Sakit, 3 Ribu Kader PDIP di Sabuga Baca Alfatihah

Oris Riswan Budiana - detikNews
Jakarta - Ketua MPR RI Taufiq Kiemas tidak bisa hadir dalam Rapat Umum Kebangsaan PDI Perjuangan (PDIP) di Sasana Budaya Ganesha (Sabuga), karena sakit demam berdarah. Berharap suami dari mantan Ketua Umum PDIP Megawati itu segera pulih, tiga ribuan kader yang hadir membacakan surat Al Fathihah.

Saat pembacaan sambutan, Ketua DPD PDIP Jabar Ruddy Harsa mengajak para kader untuk membacakan surat Alfatihah. "Mari kita bacakan surat Alfatihah untuk kesembuhan Pak Taufiq Kiemas," ajak Ruddy di Sabuga, Minggu (3/6/2012).

Selama beberapa detik, suasana di Sabuga sempat hening. Masing-masing kader membaca surat alfatihah dengan suara sangat pelan.

Setelah itu, Ruddy kembali melanjutkan sambutannya. Ia berharap, peringatan kelahiran Pancasila dan bulan Bung Karno bukan sekedar seremonial belaka.

"Mari kita jadikan peringatan ini sebagai momentum untuk melakukan introspeksi diri dan kita kobarkan kembali api perjuangan sehingga kita lebih siap menghadapi tantangan ke depan," jelas Ruddy.

Tampak hadir Sekjen PDIP Tjahtjo Kumolo, Ketua DPD PDIP Jabar Ruddy Harsa Tanaya, Wagub Jabar Dede Yusuf. Hingga pukul 14.34 WIB, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarno Putri belum datang.

Taufik Kiemas terpaksa dirawat di RS Harapan Kita karena menderita penyakit demam berdarah.



Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(ors/ern)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Biarkan Ahok Pilih Pendampingnya Pimpin DKI

Siapa bakal pendamping Plt Gubernur DKI Ahok? Masih menjadi pro kontra antara parpol di DPRD DKI dan Kemendagri. Kemendagri memastikan Plt Gubernur DKI Basuki T Purnama atau Ahok menjadi Gubernur menggantikan Joko Widodo. Setelah diberhentikan sebagai Wagub dan Plt Gubernur dan diangkat menjadi Gubernur, Ahok bisa memilih dua orang untuk menjadi wakilnya. Bila Anda setuju dengan Kemendagri, pilih Pro!
Pro
76%
Kontra
24%