detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Kamis, 17/04/2014 14:14 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Minggu, 03/06/2012 15:12 WIB

Taufiq Kiemas Sakit, 3 Ribu Kader PDIP di Sabuga Baca Alfatihah

Oris Riswan Budiana - detikNews
Jakarta - Ketua MPR RI Taufiq Kiemas tidak bisa hadir dalam Rapat Umum Kebangsaan PDI Perjuangan (PDIP) di Sasana Budaya Ganesha (Sabuga), karena sakit demam berdarah. Berharap suami dari mantan Ketua Umum PDIP Megawati itu segera pulih, tiga ribuan kader yang hadir membacakan surat Al Fathihah.

Saat pembacaan sambutan, Ketua DPD PDIP Jabar Ruddy Harsa mengajak para kader untuk membacakan surat Alfatihah. "Mari kita bacakan surat Alfatihah untuk kesembuhan Pak Taufiq Kiemas," ajak Ruddy di Sabuga, Minggu (3/6/2012).

Selama beberapa detik, suasana di Sabuga sempat hening. Masing-masing kader membaca surat alfatihah dengan suara sangat pelan.

Setelah itu, Ruddy kembali melanjutkan sambutannya. Ia berharap, peringatan kelahiran Pancasila dan bulan Bung Karno bukan sekedar seremonial belaka.

"Mari kita jadikan peringatan ini sebagai momentum untuk melakukan introspeksi diri dan kita kobarkan kembali api perjuangan sehingga kita lebih siap menghadapi tantangan ke depan," jelas Ruddy.

Tampak hadir Sekjen PDIP Tjahtjo Kumolo, Ketua DPD PDIP Jabar Ruddy Harsa Tanaya, Wagub Jabar Dede Yusuf. Hingga pukul 14.34 WIB, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarno Putri belum datang.

Taufik Kiemas terpaksa dirawat di RS Harapan Kita karena menderita penyakit demam berdarah.



Ikuti berbagai berita menarik yang terjadi hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(ors/ern)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
85%
Kontra
15%