detikcom

Jumat, 01/06/2012 20:28 WIB

UN SMP DKI Lulus 99,9 Persen

Ray Jordan - detikNews
Halaman 1 dari 2
Jakarta - Ujian Nasional (UN) tingkat SMP/MTS DKI Jakarta tahun 2012 telah selesai dilaksanakan. Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Taufik Yudi menyebutkan, hasil UN yang diikuti oleh 132.328 peserta dari 1.279 sekolah di DKI, mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya. Dengan nilai kelulusan 99,999 persen.

"Jumlah peserta lulus 132.327 peserta, yakni 99,999 %. Mengalami kenaikan, dibanding tahun 2011 sebesar 99,98 %," ujar Taufik Yudi melalui pesan singkat yang diterima wartawan, Jumat (1/6/2012).

Taufik Yudi mengatakan, meski hanya mengalami kenaikan 0,01 persen, tetapi hal tersebut merupakan sebuah prestasi bagi DKI Jakarta. Menurut Taufik, jumlah siswa yang tidak lulus hanya satu siswa atau 0,001 persen. Sementara pada tahun sebelumnya tercatat ada tujuh orang yang tidak lulus atau sebesar 0,02 persen.

"Kelulusan tahun ini mengalami kenaikan yang sangat luar biasa dari 132 ribu lebih peserta hanya satu orang yang tidak lulus," jelasnya.

Taufik mengatakan siswa yang gagal dikarenakan tidak mengikuti UN pada hari terakhir.
"Siswa itu dari SMP Terbuka di daerah Penjaringan, Jakarta Utara. Dia tidak ikut ujian, tidak hadir pada hari ketiga. Sudah kita cari juga. Kalau dia mau kita sarankan untuk ikut paket B," jelasnya.

Adapun rata-rata nilai untuk semua mata pelajaran, Taufik mengatakan mengalami kenaikan. Naik dari 6,88 tahun 2011 menjadi 7,57 kali ini.

Berikut rata-rata nilai pelajaran tersebut :Next

Halaman 1 2

Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(gah/gah)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Biarkan Ahok Pilih Pendampingnya Pimpin DKI

Siapa bakal pendamping Plt Gubernur DKI Ahok? Masih menjadi pro kontra antara parpol di DPRD DKI dan Kemendagri. Kemendagri memastikan Plt Gubernur DKI Basuki T Purnama atau Ahok menjadi Gubernur menggantikan Joko Widodo. Setelah diberhentikan sebagai Wagub dan Plt Gubernur dan diangkat menjadi Gubernur, Ahok bisa memilih dua orang untuk menjadi wakilnya. Bila Anda setuju dengan Kemendagri, pilih Pro!
Pro
76%
Kontra
24%