detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Minggu, 20/04/2014 05:12 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Jumat, 01/06/2012 20:28 WIB

UN SMP DKI Lulus 99,9 Persen

Ray Jordan - detikNews
Halaman 1 dari 2
Jakarta - Ujian Nasional (UN) tingkat SMP/MTS DKI Jakarta tahun 2012 telah selesai dilaksanakan. Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Taufik Yudi menyebutkan, hasil UN yang diikuti oleh 132.328 peserta dari 1.279 sekolah di DKI, mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya. Dengan nilai kelulusan 99,999 persen.

"Jumlah peserta lulus 132.327 peserta, yakni 99,999 %. Mengalami kenaikan, dibanding tahun 2011 sebesar 99,98 %," ujar Taufik Yudi melalui pesan singkat yang diterima wartawan, Jumat (1/6/2012).

Taufik Yudi mengatakan, meski hanya mengalami kenaikan 0,01 persen, tetapi hal tersebut merupakan sebuah prestasi bagi DKI Jakarta. Menurut Taufik, jumlah siswa yang tidak lulus hanya satu siswa atau 0,001 persen. Sementara pada tahun sebelumnya tercatat ada tujuh orang yang tidak lulus atau sebesar 0,02 persen.

"Kelulusan tahun ini mengalami kenaikan yang sangat luar biasa dari 132 ribu lebih peserta hanya satu orang yang tidak lulus," jelasnya.

Taufik mengatakan siswa yang gagal dikarenakan tidak mengikuti UN pada hari terakhir.
"Siswa itu dari SMP Terbuka di daerah Penjaringan, Jakarta Utara. Dia tidak ikut ujian, tidak hadir pada hari ketiga. Sudah kita cari juga. Kalau dia mau kita sarankan untuk ikut paket B," jelasnya.

Adapun rata-rata nilai untuk semua mata pelajaran, Taufik mengatakan mengalami kenaikan. Naik dari 6,88 tahun 2011 menjadi 7,57 kali ini.

Berikut rata-rata nilai pelajaran tersebut :Next

Halaman 1 2

Seorang Balita Tercebur Ke Dalam Kuali Panas. Saksikan selengkapnya di "Reportase Pagi" pukul 04.30 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(gah/gah)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
79%
Kontra
21%
MustRead close