detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Jumat, 18/04/2014 17:36 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Jumat, 01/06/2012 16:38 WIB

Ini Daftar 21 Calon Dubes yang Akan Dites DPR

Elvan Dany Sutrisno - detikNews
Jakarta - Indonesia akan mempunyai Dubes baru di sejumlah negara sahabat. Tercatat ada 21 nama yang akan menempati pos baru. Namun, mereka harus melewati fit and profer test DPR. Bila lolos dari Senayan, baru mereka bisa bertugas.

"Pada 12-13 Juni akan dilakukan fit and proper test. Jadi belum tentu lolos semua, bergantung hasil fit and proper test," jelas Wakil Ketua Komisi I DPR TB Hasanuddin di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (1/6/2012).

Informasi yang diperoleh, dari daftar calon Dubes itu ada sejumlah nama yang cukup dikenal publik. Misalnya mantan KSAU Marsekal (Purn) Herman Prayitno, Akmil angkatan '73 dan dikenal dekat dengan Presiden SBY. Herman akan menduduki pos Dubes RI di Malaysia.

Ada juga mantan Wamen Triono Wibowo yang akan menduduki pos PTRI di Jenewa. Dan juga August Parengkuan wartawan Kompas yang akan duduk sebagai Dubes RI di Italia.

Berikut daftar 21 nama calon Dubes yang diajukan pemerintah ke DPR

1. Yordania - Teguh Wardoyo
2. Kazhakstan - Foster Gultom
3. Yunani - Benny Bahadewa
4. Slovakia - Djumantoro
5. Australia - Nadjib
6. Tanzania - Zakaria Anshar
7. Bangladesh - Iwan Wira
8. Timor Timur- Primanto
9. Pakistan - Burham
10. Afghanistan - Anshory Tadjuddin
11. Srilanka - Harimawan
12. Malaysia - Herman Prayitno
13. Ukraina - Niniek Koen
14. Italia - August Parengkuan
15. Yaman - Wajid Fauzi
16. Korsel - John Prasetyo
17. Tunisia - Ronny Prasetyo
18. Austria - Rahmat Budiman
19. PTRI Jenewa - Triono Wibowo
20. India - Rizali
21. Bahrain - Chilman Arisman



Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(ndr/nrl)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .


Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
79%
Kontra
21%