detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Minggu, 20/04/2014 18:02 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Kamis, 31/05/2012 19:38 WIB

Ini Jejak Bebatuan yang Ditemukan di Gunung Padang Majenang

Arbi Anugrah - detikNews
Majenang - Tim Geologi Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto menginjakan kaki di Gunung Padang, Majenang, Jateng. Hasil penelitian tim geolog, di bebatuan Gunung Padang yang tersusun secara berundak mirip punden berundak di Gunung Padang, Cianjur itu menyimpan jejak batuan bekas letusan gunung berapi.

"Benar terdapat Andesit Retas. Terjadi tekanan dari bawah membentuk diagonal. Sehingga membentuk strukturnya batuan Columnar join dan Heksagonal blok, membentuk batu segi, seperti segi enam dan yang lainnya," kata Ketua Tim Geolog Unsoed, M Aziz di lokasi, Kamis (31/5/2012).

Aziz menjelaskan, di daerah tersebut terdapat patahan diantara Gunung Bujal Gunung dan Gunung Cendana. Jadi di sebelah Timur dan barat ada patahan. Indikasi lainnya yakni di Sungai Kahuripan di sekitar lokasi terdapat mata air.

Penyebarannya andesit retas itu tidak luas. Yang tersingkap sekitar 7 meter, dengan radius 400 meter. Diprediksi batuan itu berasal dari zaman Miosin tengah.

"Sekitar Miosin Tengah atau sekitar 5,2 - 12 juta tahun yang lalu atau mungkin lebih muda lagi hingga Miosin akhir. Sumbernya Dari peta geologi regional terdapat Retas Andesit," jelasnya.

Sementata saat di cek dari bebatuan ketika dibelah terdapat Lava andesit terlihat dari pola alirannya. "Mineral-mineral jadi membentuk aliran. Batunya fres jadi belum mengalami pelapukan," ungkapnya.

Nah, mungkin saja, batu itu kemudian disusun menjadi punden berundak oleh sejumlah orang. Batu itu disusun hingga ketinggian 20-30 meter. Tapi soal itu, geolog menyerahkannya kepada arkeolog dan sejarawan.


Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(arb/ndr)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
79%
Kontra
21%