detikcom
Kamis, 31/05/2012 19:38 WIB

Ini Jejak Bebatuan yang Ditemukan di Gunung Padang Majenang

Arbi Anugrah - detikNews
Majenang - Tim Geologi Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto menginjakan kaki di Gunung Padang, Majenang, Jateng. Hasil penelitian tim geolog, di bebatuan Gunung Padang yang tersusun secara berundak mirip punden berundak di Gunung Padang, Cianjur itu menyimpan jejak batuan bekas letusan gunung berapi.

"Benar terdapat Andesit Retas. Terjadi tekanan dari bawah membentuk diagonal. Sehingga membentuk strukturnya batuan Columnar join dan Heksagonal blok, membentuk batu segi, seperti segi enam dan yang lainnya," kata Ketua Tim Geolog Unsoed, M Aziz di lokasi, Kamis (31/5/2012).

Aziz menjelaskan, di daerah tersebut terdapat patahan diantara Gunung Bujal Gunung dan Gunung Cendana. Jadi di sebelah Timur dan barat ada patahan. Indikasi lainnya yakni di Sungai Kahuripan di sekitar lokasi terdapat mata air.

Penyebarannya andesit retas itu tidak luas. Yang tersingkap sekitar 7 meter, dengan radius 400 meter. Diprediksi batuan itu berasal dari zaman Miosin tengah.

"Sekitar Miosin Tengah atau sekitar 5,2 - 12 juta tahun yang lalu atau mungkin lebih muda lagi hingga Miosin akhir. Sumbernya Dari peta geologi regional terdapat Retas Andesit," jelasnya.

Sementata saat di cek dari bebatuan ketika dibelah terdapat Lava andesit terlihat dari pola alirannya. "Mineral-mineral jadi membentuk aliran. Batunya fres jadi belum mengalami pelapukan," ungkapnya.

Nah, mungkin saja, batu itu kemudian disusun menjadi punden berundak oleh sejumlah orang. Batu itu disusun hingga ketinggian 20-30 meter. Tapi soal itu, geolog menyerahkannya kepada arkeolog dan sejarawan.


Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(arb/ndr)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
67%
Kontra
33%