detikcom

Kamis, 31/05/2012 16:28 WIB

Video Mesum Guru & Siswi Gemparkan Wajo Sulsel

Muhammad Nur Abdurrahman - detikNews
Makassar - Video mesum yang menampilkan adegan tidak senonoh antara oknum guru dan seorang siswi SMU di Kecamatan Belawa, menggemparkan warga Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan. Warga setempat geram dan merusak rumah sang guru.

Video tersebut terbagi dalam dua file video berdurasi 18 menit 25 detik dan 15 menit 46 detik. Tampak, oknum guru senior berinisial JM (50 tahun) sedang bercumbu dengan siswi yang baru saja lulus.

Akibat peredaran video mesum ini, warga Belawa pun murka dan merusak rumah sang guru cabul tersebut yang berada di Desa Menge, Kecamatan Belawa, Rabu (30/5/2012). Namun, sang guru cabul tersebut selamat karena sudah diamankan oleh anggota Polsek Belawa.

Camat Belawa Ahmad Jahran yang dihubungi detikcom, Kamis (31/5/2012), mengutuk aksi cabul antara oknum guru dan siswanya tersebut. Ia meminta sang guru ditindak tegas oleh atasannya dan dipidanakan sesuai Undang-undang yang berlaku. Ahmad mengaku mengetahui kehebohan peredaran video mesum guru dan murid di daerahnya sejak Selasa (29/5/2012).

"Kami warga Belawa sangat malu atas adanya perbuatan asusila antara guru dan muridnya di Belawa, kalau guru itu bukan warga asli Belawa. Ia merupakan pendatang yang membuat malu daerah kami, guru itu harus dipecat!" ujar Ahmad.

Sementara itu, Kapolres Wajo AKBP Bambang Irawan yang dihubungi detikcom hanya sekali mengangkat ponselnya dan mengaku tidak mau diganggu karena sedang rapat.



Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(mna/try)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Kebijakan Ahok Larang Pemotor Masuk HI Digugat

Kebijakan Gubernur DKI Basuki T Purnama atau Ahok yang melarang kawasan HI hingga Medan Merdeka Barat akan digugat. Kebijakan itu dinilai diskriminatif. Bagaimana menurut Anda? Bila Anda setuju kebijakan itu digugat pilih Pro. Bila tidak setuju kebijakan itu digugat pilih Kontra.
Pro
73%
Kontra
27%