Detik.com News
Detik.com
Selasa, 29/05/2012 21:58 WIB

Pemuda Tewas Dimangsa Buaya di Lampung

Adan Bakar - detikNews
Lampung, - Seorang pemuda, Insansyah (20), Warga Desa Bumi Sari, Tulangbawang, Lampung, ditemukan tewas mengenaskan. Korban diduga diterkam buaya saat tengah mandi di sebuah kanal.

Kepala Desa Bumi Sari, Andi, mengatakan korban hilang sejak Senin sore (28/5/2012). Insansyah tarakhir kali dilihat beberapa rekannya sedang mandi di sebuah kanal, usai menggarap sawah.

Beberapa saksi mata yang melihat korban menyelamatkan diri dari terkaman buaya, ketika sedang mandi di kanal. Korban berusaha memegang sebuah kayu agar bisa menghindar dari incaran buaya, tapi kayunya patah. Korban pun kemudian menghilang dalam kanal, kata Andi, ketika dihubungi detikcom, Selasa (29/5/2012).

Menurutnya, jenazah Insansyah baru ditemukan Selasa siang (29/5/2012) dengan kondisi tubuh korban mengenaskan. Korban mengalami luka robek pada paha sebelah kanan sepanjang 15 cm dengan lebar sekitar 5 sentimeter. Pada wajahnya juga ada luka bekas gigitan buaya. Jenazah korban langsung dikebumikan oleh pihak keluarga.

Jenazah pemuda yang berprofesi sebagai petani ini sudah dicari warga dan pihak kepolisian sejak Senin malam. Warga mencari korban dengan menggunakan satu unit speed boad dari Koperasi Plasma PTPN, supaya bisa menyisir kanal.

Korban pun terlihat mengapung dekat sebuah perahu yang berada di kanal, kata Andi.

Menurut pengakuan Andi, saksi mata tidak melihat buaya yang memakan Insansyah sehingga tidak diketahui ukurannya. Kejadian ini, bukan yang pertama. Sebelumnya sudah pernah ada juga korban yang diterkam buaya.



Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(van/van)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Segera Revisi PP Ganti Rugi Salah Tangkap Rp 1 Juta!

Ganti rugi Rp 1 juta bagi korban salah tangkap dinilai sudah tidak layak lagi. Ahli pidana UII Dr Mudzakkir mengatakan PP No 27 Tahun 1983 memuat ketentuan yang sudah tidak sesuai lagi dengan keadaan sekarang. Untuk itu, Dr Mudzakkir mengusulkan PP itu harus diubah dan memasukkan ganti rugi sesuai dengan kurs terkini. Bila Anda setuju dengan usulan Dr Mudzakkir, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%