detikcom
Selasa, 29/05/2012 18:31 WIB

Anggota Komisi I: TNI Harus Segera Tertibkan Nopol yang Disalahgunakan

Mega Putra Ratya - detikNews
Foto: detikcom
Jakarta - TNI didesak untuk segera menertibkan pelat nomor TNI yang disalahgunakan oleh sejumlah pengguna mobil mewah. Masyarakat di imbau agar tidak segan melaporkan kepada TNI mengenai penyalahgunaan pelat nomor tersebut.

"TNI harus mulai melakukan penertiban. Kita harap jangan sampai kinerja TNI yang semakin membaik diciderai oleh hal-hal seperti ini,"ujar Anggota Komisi I DPR Tantowi Yahya di Gedung DPR, Senayan, Selasa (29/5/2012).

Tantowi mengatakan pelat TNI hanya diperuntukkan bagi mobil dinas personel TNI. Menurutnya, polisi jangan segan-segan menindak mobil-mobil yang diyakini menggunakan pelat nomor TNI.

"Gampang kok (mengetahui nopol). Pertama jenis mobil dan kedua yang mengendarainya," ungkapnya Politisi Golkar ini.

Tantowi meminta TNI segera menginventarisir nopol-nopol yang sudah dikeluarkan. Lalu, TNI segera cabut nopol-nopol dari mobil yang tidak berhak menggunakannya.

Tantowi juga mengimbau agar masyarakat jangan segan melaporkannya jika menemukan nopol TNI yang mencurigakan.

"Ya benar sekali. Setuju 100 persen. Masyarakat jangan segan melakukan fungsi pengawasan. Sebaliknya masyarakat juga jangan menggunakan sesuatu yang bukan haknya," tutupnya.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(mpr/van)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
69%
Kontra
31%
MustRead close