Detik.com News
Detik.com
Selasa, 29/05/2012 12:02 WIB

Foto Bugil Mahasiswi Makassar Beredar di Facebook

Muhammad Nur Abdurrahman - detikNews
Makassar - Seorang mahasiswi kampus swasta di Makassar, menjadi korban pelecehan di dunia maya. Foto bugilnya diupload seseorang di situs perkawanan Facebook.

Hal ini diketahui setelah kawan korban memberitahu dan melaporkan kasus tersebut ke Polrestabes Makassar, Sabtu (26/5/2012). Pelaku diduga teman dekat korban.

Wakil Kasat Reskrim Polrestabes Kompol Anwar yang dihubungi detikcom, Selasa (29/5/2012), menyebutkan kasus pelecehan ini masih dalam proses pendalaman oleh Satuan Reserse dan Kriminal Polrestabes Makassar. Saat ini, pihaknya masih menunggu konfirmasi langsung dari sang korban yang enggan melapor.

"Kami belum mengetahui kasus ini secara detail, karena sang korban belum melapor ke Polrestabes Makassar. Hingga hari ini korban belum datang, jadi belum ada kejelasan," ujar Anwar.

Anwar menambahkan, pria yang diduga sebagai pelaku yang menyebarkan foto bugil di Facebook ini diduga memiliki hubungan dekat dengan korbannya. Selain itu, pihaknya kesulitan mengungkap motif pelaku, karena pelaku diduga menetap di propinsi lain.

"Pelaku diduga sedang berada di daerah Alor, Nusa Tenggara Timur, sementara korbannya merupakan mahasiswi yang berasal dari kabupaten luar Makassar. Keduanya ini belum bisa kita temukan," pungkas Anwar.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(mna/try)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Tolak APBD DKI 2015, Parpol Lembek dan Mengecewakan

DPRD DKI menolak penggunaan APBD DKI 2015 setelah tak mau membahasnya lewat rapat Badan Anggaran. Tokoh antikorupsi Buya Syafii Maarif mengatakan sikap partai lembek dan mengecewakan. "Mereka menolak isu anggaran siluman tetapi mendukung atau tidak menarik diri dari Hak Angket. Padahal, Ahok diangket karena jelas menolak anggaran siluman itu," kata Buya Syafii. Bila Anda setuju pendapat Buya Syafii, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%