detikcom
Sabtu, 26/05/2012 23:16 WIB

Satu Orang Tewas Tertimpa Pohon Akibat Angin Kencang di Medan

Khairul Ikhwan - detikNews
Medan, - Satu orang meninggal dunia karena tertimpa pohon saat angin kencang dan hujan melanda Medan, Sumatera Utara (Sumut), Sabtu (26/5/2012) malam. Jenazah korban selanjutnya dibawa ke rumah sakit terdekat.

Keterangan yang diperoleh menyebutkan, Sumardi (52) sedang melintas mengendarai sepeda motor di Jl. Sisingamangaraja, ketika terjadi angin kencang. Naas, satu batang pohon yang berada di depan Dinas Kehutanan rubuh akibat terpaan angin dan kemudian menimpanya.

Warga yang mencoba menolong korban tidak dapat berbuat banyak, nyawanya sudah hilang. Seterusnya jenazah korban dibawa ke instalasi jenazah RSU Estomihi, Jl. Sisingamangaraja, Medan.

"Korban merupakan warga Simalingkar," ujar Kapolsek Patumbak AKP Triyadi kepada wartawan.

Angin kencang dan disertai hujan melanda Medan sekitar pukul 19.30 WIB. Selain menumbangkan pohon di kawasan Jl. Sisingamangaraja, sejumlah pohon di kawasan Jl. Ngumban Surbakti juga diketahui rubuh. Angin kencang juga menyebabkan tumbangnya papan iklan di beberapa lokasi.


Simak Rangkuman Beragam Peristiwa Penting dan Menarik sepanjang hari ini di "Reportase Malam", pukul 01.00 WIB Hanya di TransTV

(rul/mpr)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
      Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
      Gb Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    56%
    Kontra
    44%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel
    • Rp .000
    • Rp .000