Sabtu, 26/05/2012 20:40 WIB

Polisi: Pembunuhan Paman dan Anak di Depok Karena Sakit Hati

Hendrik I Raseukiy - detikNews
Jakarta - Heryanto (34) pelaku pembunuhan pamannya Marjono (53) dan anak Marjono, M. Rizki (9) berhasil dirungkus oleh polisi. Polisi menyebut motif sementara pembunuhan tersebut karena sakit hati.

"Motifnya untuk sementara pelaku mengaku karena sakit hati. Baru saja ditangkap tadi siang pukul 11.00 WIB dan sekarang sedang diperiksa. Kami masih menyelidiki lebih dalam motif tersebut. Dari saksi-saksi dan pengakuan tersangka dia melakukan sendiri," terang Kapolresta Depok Polda Metro Jaya kombes Pol Mulyadi Kaharni kepada wartawan di Mapolresta Depok Jalan Raya Margonda, Kota Depok, Jawa Barat, Sabtu (26/5/2012).

Mengenai adanya dugaan perselisihan keluarga menurut Mulyadi Kaharni juga akan diselidiki lebih lanjut. Pelaku dituntut dengan pasal 338 KUHP junto pasal 351 ayat 3, tentang pembuhunan dan penganiayaan berat dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara.

Seperti dituturkan seorang sumber di kepolisian kepada detikcom. Heryanto tidak senang dengan Marjono dan anaknya yang numpang tinggal di rumah ibu pelaku, Muraini (75). Keluarga besar tersebut baru lima bulan tinggal di Kampung Jambu, Bojonggede, Kab. Bogor dan sebelumnya tinggal di Jakarta.

Diduga ada perselisihan antara Heryanto dengan Marjono selama tinggal bersama.

"Korban tinggal di rumah kakaknya, yang merupakan ibu dari pelaku," ujar sumber yang tidak ingin disebutkan namanya kepada detikcom di Mapolresta Depok, Sabtu (26/5).

Dari informasi yang detikcom kumpulkan, istri Marjono sudah sekitar dua tahun bekerja sebagai TKI di Arab Saudi.


(mpr/mpr)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
      Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
      Gb Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    67%
    Kontra
    33%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel