Sabtu, 26/05/2012 19:28 WIB

Dua Tewas Akibat Angin Kencang di Nagan Raya

Feri Fernandes - detikNews
Nagan Raya, NAD, - Angin kencang yang melanda sebagian NAD merengut dua korban jiwa dan beberapa orang luka-luka. Dua korban tewas yang diketahui sebagai pekerja proyek PLTA Bukit Barisan, Nagan Raya, hingga kini belum berhasil dievakuasi akibat cuaca yang terus memburuk.

"Hingga petang tadi tim SAR masih berupaya melakukan evakuasi dari lokasi, medannya sangat berat," kata Kabag Humas Kabupaten Nagan Raya, Said Amri, melalui telepon, Sabtu (26/5/2012).

Dua korban tewas tersebut atas nama Hidayat (32) dan Taufik (30). Bersama sembilan orang lainnya, keduanya sedang mengadakan survet bibit air untuk persiapan pembangunan PLTA di Desa Krueng Isep, Beutong Ateuh, Nagan Raya, yang berada di tengah hutan Bukit Barisan.

Musibah itu baru diketahui dari laporan rekan-rekan korban yang berhasil selamat dari musibah. Kepada warga desa yang menolongnya, mereka mengatakan angin kencang telah menumbangkan pohon-pohon di hutan hingga menewaskan dua rekannya dan seorang lagi mengalami luka parah.

"Kami terus berusaha melakukan evakuasi terhadap dua jasad korban yang tertimpa pohon-pohon besar. Tapi masih terkendala cuaca buruk," sambung Said.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(lh/lh)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 14/09/2014 14:52 WIB
    Lulung: Yang Penting Pak Ahok Manis Bicara, Ai Dukung
    Gb Haji Lulung mengaku sudah tidak ada masalah dengan Ahok yang bersuara keras soal kebobrokan DPRD jika pilkada tidak dilakukan langsung. Dia mengingatkan Ahok berhati-hati bicara sehingga tidak ada yang tersinggung.
ProKontra Index »

16 Kursi Menteri dari Parpol di Kabinet Jokowi Terlalu Banyak

Presiden Terpilih Jokowi telah mengumumkan postur kabinetnya. Jokowi memberi jatah 16 kursi untuk kader parpol. Menurut pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Gun Gun Heryanto, 16 kursi untuk kader parpol ini dinilai terlalu besar, tak sesuai harapan publik. Awalnya publik mengira jatah menteri untuk parpol jauh lebih sedikit. Bila Anda setuju dengan Gun Gun Heryanto, pilih Pro!
Pro
42%
Kontra
58%