Jumat, 25/05/2012 08:03 WIB

Sekolah Harus Bisa Cegah Siswa Corat Coret Baju Rayakan Kelulusan

Indra Subagja - detikNews
Ilustrasi: Angling Adhitya P/detikcom
Jakarta - Sekolah harus bisa mencegah hura hura yang biasa dilakukan siswa kala merayakan kelulusan ujian nasional. Perlu ditanamkan, bahwa akan lebih bermanfaat kalau baju tersebut disumbangkan untuk yang membutuhkan.

"Harus ada sosialisasi ke siswa untuk menyikapinya secara wajar dan tidak hura-hura. Bagi yang lulus agar juga tidak putus harapan," terang Wakil Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Asrorun Niam, Jumat (25/5/2012).

Peran serta sekolah amat penting dalam menanamkan kesadaran kepada siswa. Budaya corat coret hanya akan sia-sia.

"Pihak sekolah diminta untuk memberikan pemahaman, sosialisasi, dan mencegah terjadinya hura-hura, corat coret serta kegiatan yang mengarah pada vandalisme," imbuhnya.

Pihak sekolah bisa memberikan arahan kepada para siswa dengan menggelar bakti sosial. Hal yang bermanfaat akan sangat berguna dan tentunya membanggakan.

"Misalnya soal bakti sosial untuk sumbangan buku-buku dan seragam layak pakai untuk yang membutuhkan. Dan bagi pelaku vandalisme diberikan sanksi," jelasnya.

Dinas Pendidikan juga harus memberikan instruksi agar sekolah-sekolah mengawasi siswa agar tidak melakukan hal-hal destruktif dan negatif yang justru bertentangan dengan nilai-nilai luhur pendidikan. Ujian kelulusan siswa SMA akan diumumkan akhir pekan ini.

"Polisi perlu berkoordnasi dengan dinas dan sekolah guna mencegah tejadinya arak-arakan dan tindakan yang tidak tepuji," tuturnya.

(ndr/ahy)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Selasa, 21/05/2013 11:43 WIB
      15 Tahun Reformasi
      Emha Ainun Nadjib: Reformasi Itu Omong Kosong
      Gb Budayawan Emha Ainun Nadjib berada di pusaran arus perubahan kekuasaan 1998. Dia adalah salah satu tokoh yang dengan lantang meminta Presiden Soeharto mengundurkan diri dari jabatannya. Tapi reformasi yang terjadi sampai saat ini, kata dia, palsu belaka. Mengapa?
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    88%
    Kontra
    12%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel
    MustRead close