detikcom
Kamis, 24/05/2012 19:07 WIB

BNPB: Banjir & Longsor di Balikpapan, 4 Orang Tewas dan Belasan Rumah Rusak

Triono Wahyu Sudibyo - detikNews
Jakarta - Banjir dan longsor menerjang Balikpapan, Kalimantan Timur. Ketinggian air mencapai 1,5 meter. Empat orang tewas dan belasan rumah rusak.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho menyatakan, peristiwa itu terjadi akibat hujan dua hari terakhir. Daerah terparah terkena banjir adalah Kelurahan Telaga Sari dan Kelurahan Dam, Kecamatan Balikpapan Selatan, Kota Balikpapan.

"Hampir seluruh daerah di Kota Balikpapan banjir, terutama di Gunung Guntur, Gunung Kawi, Jalan Ahmad Yani, Jenderal Sudirman, dan kawasan Damai," kata Sutopo dalam rilisnya, Kamis (24/5/2012).

Sutopo menjelaskan, 4 orang tertimbun longsor di Jl RE Martadinata, Kelurahan Gunung Pasir. Tak dijelaskan, identitas para korban. "Pendataan masih terus dilakukan," katanya.

Selain korban jiwa, peristiwa tersebut mengakibatkan 6 rumah rusak berat, 6 rumah rusak ringan, dan ratusan rumah tergenang. BPBD Balikpapan dan Kaltim berkoordinasi dengan aparat setempat untuk penanganan darurat. Empat perahu karet dikerahkan.

"BPBD dan instansi terkait dibantu warga masyarakat membersihkan material longsoran," tutupnya.



Ikuti sejumlah peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 12.45 WIB

(try/nrl)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
68%
Kontra
32%