detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Kamis, 17/04/2014 05:06 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Kamis, 24/05/2012 16:35 WIB

Polisi Buru Pelaku Perusakan Makam Sultan Hasanuddin

Muhammad Nur Abdurrahman - detikNews
M Nur Abdurrahman/detikcom
Makassar - Polres Gowa berjanji akan secepat mungkin menangkap pelaku perusakan makam Sultan Hasanuddin. Mereka menggelar olah tempat kejadian perkara dan memeriksa sejumlah saksi.

Hal ini disampaikan Kapolres Gowa AKBP Totok Lisdiarto kepada detikcom saat ditemui di kompleks makam raja-raja Gowa, Palantikang, Kecamatan Somba Opu, Gowa, Kamis (24/5/2012).

Menurut Totok, saat ini timnya masih menyelidiki kasus perusakan tersebut dengan memeriksa kerusakan-kerusakan di areal makam dan memeriksa orang-orang yang tinggal di sekitar makam.

"Kami belum bisa mengetahui pelakunya siapa, karena masih dalam penyelidikan. Secepatnya kami akan ungkap bila bukti-buktinya sudah lengkap," ujar Totok.

Setelah aparat kepolisian melakukan olah TKP di sekitar kompleks makam raja-raja Gowa, proses selanjutnya akan diserahkan ke Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala (BP3) Makassar untuk melakukan rehabilitasi.

Sultan Hasanuddin merupakan Raja Gowa ke-16, yang lahir di Gowa pada 12 Januari 1629 dan mangkat pada 12 Juni 1670. Sultan Hasanuddin memiliki nama asli I Mallombassi Daeng Mattawang Karaeng Bonto Mangape dan diangkat menjadi Raja Gowa pada saat usianya 23 tahun.

Nama Sultan Hasanuddin bagi masyarakat Sulawesi Selatan memiliki arti penting. Selain dinobatkan sebagai Pahlawan Nasional karena kegigihan melawan penjajahan Belanda, namanya juga diabadikan menjadi nama bandara internasional dan nama kampus ternama di Makassar.

Dari 9 makam raja Gowa yang di berada kompleks, hanya bangunan makam Sultan Hasanuddin yang dirusak. Simbol patung ayam jantan yang berada di atas bangunan makam dan papan nama yang melekat di bangunan makam dirobohkan, Kamis (24/5/2012).

Sementara batu nisan makam ini dicopot dan ditinggalkan pelaku sekitar 20 meter dari makam. Selain itu, cincin imitasi dari patung Raja Gowa ke-16 yang berjuluk Ayam Jantan dari Benua Timur itu juga dicungkil.


Seorang Balita Tercebur Ke Dalam Kuali Panas. Saksikan selengkapnya di "Reportase Pagi" pukul 04.30 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(mna/try)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
85%
Kontra
15%