detikcom
Kamis, 24/05/2012 16:13 WIB

Tahun Ini Siswa SMA yang Paling Banyak Tidak Lulus Ada di NTT

Salmah Muslimah - detikNews
Foto: Ilustrasi
Jakarta - Kelulusan sekolah untuk siswa SMA/MA akan diumumkan serentak pada Sabtu (26/5) lusa. Hasil kelulusan sudah dikantongi Kemendikbud. Nah, tahun ini siswa yang paling banyak tidak lulus ada di Nusa Tenggara Timur.

Menurut data yang disampaikan Mendikbud M Nuh, siswa SMA/MA yang tidak lulus di NTT mencapai 1.994 siswa dari 36.228 siswa. Dengan demikian persentase tidak lulusnya mencapai 5,50 persen.

"Yang paling banyak (tidak lulus) ada di Provinsi NTT. Kita sudah petakan itu. Biasanya ada 4 persoalan mereka kenapa tidak lulus dengan tinggi," ujar Nuh di Kemendikbud, Jl Sudirman, Jakarta, Kamis (24/5/2012).

Persoalan pertama, ucap Nuh, biasanya terkait dengan motivasi belajar anak dan terkait dengan budaya belajarnya. Kedua, terkait dengan kualitas guru. Ketiga, terkait dengan infrastruktur kelengkapan laboratorium dan sebagainya.

"Keempat, yang tidak kalah penting adalah dukungan keluarga, budaya yang ada di situ," terang dia.

Mantan rektor ITS ini menjelaskan sebenarnya sudah ada lompatan bagus dari tahun ke tahun terkait angka kelulusan siswa SMA di NTT. Meski sudah ada peningkatan, tapi upaya untuk mendongkrak pendidikan di NTT tidak boleh berhenti.

"Oleh karena itu kita ingin kalau diibaratkan NTT ini jangan disuruh lari sendirian, tapi NTT dinaikkan ke mobil, mobilnya jalan sama orangnya juga," ucap Nuh.

Untuk meningkatkan kualitas pendidikan di NTT, tahun ini telah digelontorkan dana sekitar Rp 200-300 miliar. "Selain anggaran yang lazim, itu digunakan untuk di NTT. Daerah lain nggak boleh iri, itu untuk saudara kita juga," pesan Nuh.


Ikiti berbagai peristiwa hangat yang terjadi hari ini di "Reportase Sore", Pukul 16.30 WIB, Hanya di TRANS TV

(vit/nrl)





Sponsored Link
Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 17/06/2013 18:39 WIB
    Dirjen KA Tundjung Inderawan Bicara Mental Penumpang dan Seramnya MRT Subway
    Gb Seraya membangun infrastruktur seperti stasiun dan rel kereta api, Kemenhub juga mengkhawatirkan mental penumpang kereta yang belum tertib. Apalagi, teknologi maju kereta bawah tanah bakal dibangun di Jakarta. Kekhawatiran timbul bila perilaku penumpang KA masih timpang dengan teknologi transportasi.
ProKontra Index »

Jokowi Lebih Dahsyat Nyapres di 2019

Dalam berbagai survei, nama Gubernur DKI Jokowi menempati posisi teratas capres potensial 2014. Suara-suara yang menginginkan Jokowi maju menjadi Capres di Pilpres 2014 juga cukup kencang. Tetapi menurut peneliti politik senior LIPI, Siti Zuhro, Jokowi akan lebih kuat jika berkompetisi di Pilpres 2019. Bila Anda setuju dengan Siti Zuhro, pilih Pro!
Pro
34%
Kontra
66%