detikcom
Kamis, 24/05/2012 09:58 WIB

Pelayat Berdatangan, Ratusan Santri Salat Jenazah untuk Mbah Liem

Muchus Budi R. - detikNews
Muchus Budi R/detikcom
Solo - Jenazah kiai karismatik KH Moeslim Rifa'i Imampuro (Mbah Liem) telah disemayamkan di ruang tamu rumah tinggalnya di kompleks Ponpes Al-Muttaqien Pancasila Sakti, Klaten. Ratusan santri dan keluarga bergiliran melaksanakan salat jenazah. Sedangkan makam untuk almarhum juga sudah digali.

Para keluarga, santri, dan warga sekitar, berdatangan dan bergiliran memasuki ruang tamu kediaman Mbah Liem yang tidak seberapa luas. Mereka bergiliran melaksanakan salat jenazah, Kamis (24/5/2012) pagi.

Mobil-mobil pejabat dari Klaten dan sekitarnya juga sudah berjajar di area parkir pondok. Namun belum terlihat tamu pejabat atau ulama dari daerah yang lebih jauh. Hingga saat ini karangan bunga duka cita juga belum terlihat nampak di area rumah duka.

Sedangkan puluhan warga sekitar pondok dibantu para santri saat ini sudah menggali liang lahat bagi jenazah Mbah Liem. Makam keluarga tersebut berada di dalam kompleks pondok di desa Troso, Karanganom, Klaten.

Makam yang digali persis berada di sebelah kanan makam almarhumah istri Mbah Liem yang telah wafat sebelumnya. Menurut rencana Mbah Liem akan dikebumikan nanti malam sekitar pukul 20.00 WIB.

Mbah Liem wafat Kamis pagi sekitar pukul 04.00 WIB di RSI Klaten pada usia 91 tahun. Beliau meninggalkan sembilan putra-putri yang seorang diantaranya sudah wafat.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 12.45 WIB

(mbr/try)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
68%
Kontra
32%