"Sekarang, harus dijelaskan keberangkatan itu. Jangan sampai keberangkatan itu berbau gratifikasi," kata Anggota Komisi III DPR Indra SH saat berbincang, Rabu (23/5/2012).
Rapat kerja dengan BNN itu pun akhirnya diundur. Indra berharap, pada rapat mendatang bisa dijelaskan alasan penundaan secara gamblang. Jangan sampai muncul prasangka yang tidak-tidak.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seperti diketahui,Chairman Artha Graha Network Tomy Winata mengajak beberapa petinggi Polri ke Las Vegas, AS terkait kerjasama dengan MGM Hospitality, pengelola hotel bergengsi di dunia.
Tomy menggandeng MGM Hospitality sebagai pihak pengelola hotel, Convention Center, service apartemen di rencana proyek gedung tertinggi di Indonesia Signature Tower 638 meter, 111 lantai di SCBD, Jakarta.
Acara penandatanganan yang berlangsung di Hotel Bellagio, di Las Vegas 21 Mei 2012 dihadiri sejumlah Pejabat kepolisian Indonesia yang kompeten dalam bidang keamanan, diantaranya adalah Penasehat Senior Satuan Tugas Khusus Kontra-Terorisme Komisaris Jenderal Polisi Gories Mere, Direktur Penindakan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme,Brigadir Jenderal Polisi Dr.Petrus Reinhard Golose dan Kepala Bidang Intelejen Detasemen Khusus 88 Anti Teror Mabes Polri Komisaris Besar Polisi Marthinus Hukom.
"Kehadiran para Pejabat Kepolisian Indonesia yang menangani keamanan dan kontra-terorisme tersebut, dapat lebih memberikan pesan mengenai kondisi Indonesia yang sangat kondusif bagi investasi dan kerjasama dengan Mitra Asing, serta Pemerintah Indonesia sangat serius dan berkomitmen penuh menciptakan dan meningkatkan rasa aman dalam berinvestasi dan berusaha di Indonesia," jelas PT Danayasa Arthatama Tbk dalam keterangan tertulisnya, Rabu (23/5/2012
(ndr/mad)











































