"Tim bekerja secara sukarela, kerja ikhlas kita," kata Kepala eksekutif DVI Anton Castilani kepada detikcom, Selasa (22/5/2012).
Anggota tim DVI berasal dari berbagai institusi, mulai dari kedokteran Polri, juga beberapa dokter dari universitas seperti UI, UGM, Universitas Airlangga, Universitas Andalas, dan Universitas Brawijaya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Nggak ada jam kerja, yah secapeknya kita," tambah Anton.
Anton menambahkan, saat proses rekonstruksi jenazah pada Senin lalu, bahkan tim bekerja hingga pukul 03.00 WIB dini hari. Karena bekerja hingga dini hari, tidak heran bila kemudian ada diantara mereka yang menginap di kamar mayat.
"Ya memang anak-anak itukan untuk menghemat biaya nggak nginap di hotel, jadi ada yang nginap di kamar jenazah," tuturnya.
(gah/ndr)











































