Kisah Tim DVI Sukhoi, dari Pulang Malam hingga Menginap di Kamar Mayat

Kisah Tim DVI Sukhoi, dari Pulang Malam hingga Menginap di Kamar Mayat

salma Muslimah - detikNews
Rabu, 23 Mei 2012 20:19 WIB
Kisah Tim DVI Sukhoi, dari Pulang Malam hingga Menginap di Kamar Mayat
Jakarta - Seluruh korban tragedi kecelakaan pesawat Sukhoi Superjet 100 telah berhasil diidentifikasi. Nah, salah satu yang ikut andil dalam proses evakuasi Sukhoi ini yakni tim DVI (Disaster Victim Identification). Berkat kerja mereka, jasad bisa dikenali. Mereka pun bekerja tanpa kenal lelah.

"Tim bekerja secara sukarela, kerja ikhlas kita," kata Kepala eksekutif DVI Anton Castilani kepada detikcom, Selasa (22/5/2012).

Anggota tim DVI berasal dari berbagai institusi, mulai dari kedokteran Polri, juga beberapa dokter dari universitas seperti UI, UGM, Universitas Airlangga, Universitas Andalas, dan Universitas Brawijaya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Yang menarik, menyiasati agar proses identifikasi bisa segera rampung, sesama anggota tim membuat kesepakatan unik, di mana bagi anggota DVI yang masih kuat bekerja akan tetap lanjut bekerja, yang sudah lelah dipersilahkan untuk istirahat.

"Nggak ada jam kerja, yah secapeknya kita," tambah Anton.

Anton menambahkan, saat proses rekonstruksi jenazah pada Senin lalu, bahkan tim bekerja hingga pukul 03.00 WIB dini hari. Karena bekerja hingga dini hari, tidak heran bila kemudian ada diantara mereka yang menginap di kamar mayat.

"Ya memang anak-anak itukan untuk menghemat biaya nggak nginap di hotel, jadi ada yang nginap di kamar jenazah," tuturnya.

(gah/ndr)


Berita Terkait