detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Rabu, 16/04/2014 15:30 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Rabu, 23/05/2012 14:35 WIB

Dua Orang Kena Bacok dalam Bentrokan di Depan 7-Eleven Fatmawati

Rivki - detikNews
Jakarta - Bentrokan terjadi di depan 7-Eleven Fatmawati, Jakarta Selatan, yang terjadi pada Rabu (23/5/2012) pukul 03.00 WIB. Dua orang kena bacok akibat bentrokan yang melibatkan dua kelompok ini.

"Bentrokan pukul 03.00 WIB dan menyebabkan dua orang tekena luka bacok," kata Kasubag Humas Polres Jakarta Selatan, Kompol Aswin, saat dikonfirmasi detikcom.

Aswin menjelaskan bentrokan di depan 7-Eleven Fatmawati merupakan rembetan bentrokan yang terjadi sebelumnya di Jl Haji Ipin. Perkelahian tersebut membuat 2 orang terkena luka bacokkan. Dua orang luka itu atas nama Nadi Sidik dan Rohijat.

"Nahdi mengalami luka bacok hingga jarinya terputus. Sedangkan Rohijat Jamil mengalami luka tusuk benda tajam pada bagian rusuk sebelah kiri," sambungnya.

Polisi yang mendatangi lokasi kejadian langsung membawa kedua korban ke RS Fatmawati. Bentrokan ini masih dalam proses penyelidikan Polres Metro Jakarta Selatan, mengingat belum diketahui kelompok mana yang terlibat bentrokan. Motif bentrokan juga belum diketahui.

"Masih kita telusuri motifnya, dan jenis senjata tajamnya. Pelakunya juga belum diketahui," papar Aswin.


Ikuti berbagai berita menarik yang terjadi hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(nal/vta)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
90%
Kontra
10%