Rabu, 23/05/2012 14:35 WIB

Dua Orang Kena Bacok dalam Bentrokan di Depan 7-Eleven Fatmawati

Rivki - detikNews
Jakarta - Bentrokan terjadi di depan 7-Eleven Fatmawati, Jakarta Selatan, yang terjadi pada Rabu (23/5/2012) pukul 03.00 WIB. Dua orang kena bacok akibat bentrokan yang melibatkan dua kelompok ini.

"Bentrokan pukul 03.00 WIB dan menyebabkan dua orang tekena luka bacok," kata Kasubag Humas Polres Jakarta Selatan, Kompol Aswin, saat dikonfirmasi detikcom.

Aswin menjelaskan bentrokan di depan 7-Eleven Fatmawati merupakan rembetan bentrokan yang terjadi sebelumnya di Jl Haji Ipin. Perkelahian tersebut membuat 2 orang terkena luka bacokkan. Dua orang luka itu atas nama Nadi Sidik dan Rohijat.

"Nahdi mengalami luka bacok hingga jarinya terputus. Sedangkan Rohijat Jamil mengalami luka tusuk benda tajam pada bagian rusuk sebelah kiri," sambungnya.

Polisi yang mendatangi lokasi kejadian langsung membawa kedua korban ke RS Fatmawati. Bentrokan ini masih dalam proses penyelidikan Polres Metro Jakarta Selatan, mengingat belum diketahui kelompok mana yang terlibat bentrokan. Motif bentrokan juga belum diketahui.

"Masih kita telusuri motifnya, dan jenis senjata tajamnya. Pelakunya juga belum diketahui," papar Aswin.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(nal/vta)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Jokowi Harus Dengarkan Informasi KPK agar Ciptakan Kabinet Bersih

KPK mengatakan 43 nama calon menteri yang diberikan Jokowi, setengahnya memiliki rapor merah atau incaran KPK. Pengamat politik dari UGM Ari Dwipayana mengimbau agar Jokowi harus mendengarkan informasi dari KPK tersebut agar dapat menciptakan kabinet yang bersih.Bila Anda setuju dengan Ari Dwipayanya, pilih Pro!
Pro
67%
Kontra
33%