detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Minggu, 20/04/2014 15:16 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Rabu, 23/05/2012 07:24 WIB

Mikhail Gorbachev Anggap Lucu Berita Kematiannya

Moksa Hutasoit - detikNews
Foto: Reuters
Moscow - Entah dari mana sumbernya, tiba-tiba saja mantan pemimpin Uni Soviet Mikhail Gorbachev, diberitakan meninggal dunia. Bagaimana reaksi Mikhail menanggapi berita kematiannya?

Pria berusia 81 tahun ini justru tidak marah dengan pemberitaan tersebut. Gorbachev malah menganggap lucu dan mengaku tidak habis pikir dengan berita tersebut.

"Sungguh menarik apa yang orang tulis. Katakan kepada mereka bahwa saya masih hidup dan tetap bekerja," ujar Gorbachev seperti dilansir dari daily mail, Rabu (23/5/2012).

Berita ini pertama kali muncul di ranah media sosial seperti twitter. Dalam hitungan tidak terlalu lama, berita ini pun menyebar ke seluruh dunia.

"Laporan kematianku yang sangat dibesar-besarkan," lanjut Gorbachev.

Isu yang beredar, Gorbachev terbaring di sebuah rumah sakit Rusia. Ada juga isu yang memberitakan jika Gorbachev ditemukan meninggal di dekat St Petersburg.

Usut punya usut, ternyata kejadian itu terjadi dua tahun lalu tapi ramai diberitakan baru-baru ini. Dan orang yang diberitakan memang memiliki nama yang sama dengan Mikhail Gorbachev.

Ajudan Mikhail Gorbachev, Vladimir Polyakov, memastikan tidak ada yang mengkhawatirkan dari diri Gorbachev.

Ikuti berbagai berita menarik yang terjadi hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(mok/trq)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
78%
Kontra
22%