detikcom
Rabu, 23/05/2012 07:24 WIB

Mikhail Gorbachev Anggap Lucu Berita Kematiannya

Moksa Hutasoit - detikNews
Foto: Reuters
Moscow - Entah dari mana sumbernya, tiba-tiba saja mantan pemimpin Uni Soviet Mikhail Gorbachev, diberitakan meninggal dunia. Bagaimana reaksi Mikhail menanggapi berita kematiannya?

Pria berusia 81 tahun ini justru tidak marah dengan pemberitaan tersebut. Gorbachev malah menganggap lucu dan mengaku tidak habis pikir dengan berita tersebut.

"Sungguh menarik apa yang orang tulis. Katakan kepada mereka bahwa saya masih hidup dan tetap bekerja," ujar Gorbachev seperti dilansir dari daily mail, Rabu (23/5/2012).

Berita ini pertama kali muncul di ranah media sosial seperti twitter. Dalam hitungan tidak terlalu lama, berita ini pun menyebar ke seluruh dunia.

"Laporan kematianku yang sangat dibesar-besarkan," lanjut Gorbachev.

Isu yang beredar, Gorbachev terbaring di sebuah rumah sakit Rusia. Ada juga isu yang memberitakan jika Gorbachev ditemukan meninggal di dekat St Petersburg.

Usut punya usut, ternyata kejadian itu terjadi dua tahun lalu tapi ramai diberitakan baru-baru ini. Dan orang yang diberitakan memang memiliki nama yang sama dengan Mikhail Gorbachev.

Ajudan Mikhail Gorbachev, Vladimir Polyakov, memastikan tidak ada yang mengkhawatirkan dari diri Gorbachev.

Ikuti berbagai peristiwa hangat yang terjadi hari ini di "Reportase Sore", Pukul 16.30 WIB, Hanya di TRANS TV

(mok/trq)





Sponsored Link
Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 17/06/2013 18:39 WIB
    Dirjen KA Tundjung Inderawan Bicara Mental Penumpang dan Seramnya MRT Subway
    Gb Seraya membangun infrastruktur seperti stasiun dan rel kereta api, Kemenhub juga mengkhawatirkan mental penumpang kereta yang belum tertib. Apalagi, teknologi maju kereta bawah tanah bakal dibangun di Jakarta. Kekhawatiran timbul bila perilaku penumpang KA masih timpang dengan teknologi transportasi.
ProKontra Index »

Jokowi Lebih Dahsyat Nyapres di 2019

Dalam berbagai survei, nama Gubernur DKI Jokowi menempati posisi teratas capres potensial 2014. Suara-suara yang menginginkan Jokowi maju menjadi Capres di Pilpres 2014 juga cukup kencang. Tetapi menurut peneliti politik senior LIPI, Siti Zuhro, Jokowi akan lebih kuat jika berkompetisi di Pilpres 2019. Bila Anda setuju dengan Siti Zuhro, pilih Pro!
Pro
34%
Kontra
66%