Selasa, 22/05/2012 16:03 WIB

Campur Kopi Majikan dengan Darah Menstruasi, TKI Diadili di Singapura

Novi Christiastuti Adiputri - detikNews
Ilustrasi (AFP)
Singapura, - Lagi-lagi, seorang pekerja rumah tangga (PRT) asal Indonesia terjerat kasus hukum di Singapura. PRT berusia 24 tahun ini diseret ke pengadilan karena mencampur kopi majikannya dengan darah menstruasinya.

Seperti diberitakan oleh AsiaOne, Selasa (22/5/2012), PRT yang bernama Jumiah (24) ini didakwa melakukan tindak kejahatan karena menambahkan darah menstruasinya ke dalam cangkir kopi majikannya. Tindakan ini dilakukan Jumiah pada 31 Agustus 2011 lalu, di apartemen majikannya yang ada di wilayah Choa Chu Kang.

Namun, tidak diketahui apa motif Jumiah melakukan hal tersebut terhadap sang majikan yang bernama Phang Nyit Sin (38) ini. Diketahui bahwa PRT yang berpostur tubuh kecil ini sudah bekerja selama 1 tahun pada majikan laki-lakinya tersebut.

Dalam persidangan yang digelar di sebuah pengadilan di Singapura hari ini, melalui seorang penerjemah, Jumiah mengaku bersalah atas dakwaan yang ditudingkan. Persidangan kasus ini masih akan dilanjutkan pekan depan.

Atas perbuatannya ini, Jumiah terancam hukuman maksimal 1 tahun penjara dan juga hukuman denda.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.30 WIB

(nvc/nvt)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Cegah Titipan Proyek, Ahok Minta Rapat dengan DPRD Direkam ke Youtube

PPATK mengungkapkan salah satu modus korupsi di kalangan penyelenggara negara adalah oknum DPRD yang menitipkan proyek-proyek saat pembahasan anggaran dengan Bappeda. Gubernur DKI Ahok ingin bila rapat bersama DPRD direkam dan di-upload ke youtube. Bila DPRD tak mau, maka lebih baik tak usah rapat anggaran. Bila Anda setuju dengan Ahok, pilih Pro!
Pro
80%
Kontra
20%