detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Kamis, 17/04/2014 16:48 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Selasa, 22/05/2012 16:03 WIB

Campur Kopi Majikan dengan Darah Menstruasi, TKI Diadili di Singapura

Novi Christiastuti Adiputri - detikNews
Ilustrasi (AFP)
Singapura, - Lagi-lagi, seorang pekerja rumah tangga (PRT) asal Indonesia terjerat kasus hukum di Singapura. PRT berusia 24 tahun ini diseret ke pengadilan karena mencampur kopi majikannya dengan darah menstruasinya.

Seperti diberitakan oleh AsiaOne, Selasa (22/5/2012), PRT yang bernama Jumiah (24) ini didakwa melakukan tindak kejahatan karena menambahkan darah menstruasinya ke dalam cangkir kopi majikannya. Tindakan ini dilakukan Jumiah pada 31 Agustus 2011 lalu, di apartemen majikannya yang ada di wilayah Choa Chu Kang.

Namun, tidak diketahui apa motif Jumiah melakukan hal tersebut terhadap sang majikan yang bernama Phang Nyit Sin (38) ini. Diketahui bahwa PRT yang berpostur tubuh kecil ini sudah bekerja selama 1 tahun pada majikan laki-lakinya tersebut.

Dalam persidangan yang digelar di sebuah pengadilan di Singapura hari ini, melalui seorang penerjemah, Jumiah mengaku bersalah atas dakwaan yang ditudingkan. Persidangan kasus ini masih akan dilanjutkan pekan depan.

Atas perbuatannya ini, Jumiah terancam hukuman maksimal 1 tahun penjara dan juga hukuman denda.


Ikuti berbagai berita menarik yang terjadi hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(nvc/nvt)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
84%
Kontra
16%