detikcom
Selasa, 22/05/2012 11:56 WIB

BK DPR Selidiki Dugaan Kasus Asusila Ketua Fraksi Hanura

Ferdinan - detikNews
Jakarta - Selain mengusut kasus video porno mirip anggota dewan, Badan Kehormatan (BK) DPR juga menangani kasus dugaan asusila lainnya. BK menyelidiki kasus dugaan asusila Ketua Fraksi Hanura, Sunardi Ayub.

Penyelidikan kasus ini dibenarkan Wakil Ketua BK DPR Siswono Yudohusodo.

"Laporannya demikian. Nanti siang saja, kalian wawancara orang yang diperiksa," kata Siswono saat dihubungi wartawan, Selasa (22/5/2012).

Siswono mengatakan ada dua orang yang dimintai keterangan dalam kasus ini.

"Ada dua, jadi nanti kita rapat soal video porno dulu. Habis itu soal Ayub," pungkasnya. Sebelumnya Sekretaris Fraksi Hanura Saleh Husin yang dikonfirmasi tidak mengangkat teleponnya. Demikian juga politisi Hanura Syarifudin Sudding yang dikonfirmasi tidak merespons.

Soal video porno mirip anggota dewan, BK siang nanti akan mendengarkan keterangan dari ahli IT. Bila video tersebut asli dan diperankan anggota dewan, maka BK akan melanjutkan proses penyelidikan dengan meminta keterangan pihak terkait.



Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(fdn/aan)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
68%
Kontra
32%