Senin, 21/05/2012 19:15 WIB

Budayawan Imbau Lady Gaga Berpakaian Tertutup di Indonesia

Septi - detikNews
Jakarta - Tindakan Polri menahan izin pelaksaan konser Lady Gaga tidak sepenuhnya keliru. Memang harus ada sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi oleh penyanyi kontroversial asal AS tersebut untuk bisa tampil secara langsung di Indonesia.

"Kita punya kebudayaan dignity. Jadi kalau Lady Gaga bisa menerima budaya Indonesia, ya sah-sah saja," ujar budayawan, Radhar Panca Dahana.

Kepada pers yang menemuinya di sela diskusi 'Membangun Keindonesian Kita' di Akbar Tandjung Institute, Pancoran, Jakarta Selatan, Senin (21/5/2012) sore, dia menegaskan bila konser dilaksanakan maka perlu penyesuaian. Satu di antaranya adalah soal aksi panggungnya kelak.

"Soal lagu tidak ada masalah, persoalannya ada di aksi panggung," ujarnya.

Lalu aksi panggung seperti bagaimana yang selayaknya Lady Gaga suguhkan untuk penampilannya di Indonesia?

"Berpakaian tertutup," jawab Romo Benny Susetyo pada kesempatan yang sama.

Meski sepaham tentang perlunya penyesuaian aksi panggung, rohaniawan ini punya pandangan berbeda dengan Radhar Panca Dahana khusus mengenai lirik dan lagu. Menurutnya perlu ada semacam self censor terhadap play list Lady Gaga di Indonesia.

"Untuk lagu-lagu yang liriknya menyimpang, sebaiknya tidak dibawakan," imbaunya.

(lh/vit)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Selasa, 21/05/2013 11:43 WIB
      15 Tahun Reformasi
      Emha Ainun Nadjib: Reformasi Itu Omong Kosong
      Gb Budayawan Emha Ainun Nadjib berada di pusaran arus perubahan kekuasaan 1998. Dia adalah salah satu tokoh yang dengan lantang meminta Presiden Soeharto mengundurkan diri dari jabatannya. Tapi reformasi yang terjadi sampai saat ini, kata dia, palsu belaka. Mengapa?
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    100%
    Kontra
    0%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel