Isu Nego Uang Saat Kebakaran, Damkar: Kita Terima Telepon Cuma 3 Menit

Isu Nego Uang Saat Kebakaran, Damkar: Kita Terima Telepon Cuma 3 Menit

Rivki - detikNews
Senin, 21 Mei 2012 16:21 WIB
Jakarta - Pihak Damkar menepis isu negosiasi harga saat menerima laporan dari seorang warga. Petugas hanya meminta identitas pelapor, dan alamat lokasi kebakaran saat menerima laporan.

"Kita hanya tanya identias pelapor, dan lokasi kejadian, habis itu paling lambat 3 menit petugas sudah berangkat dari pos nya," kata Kepala Dinas Damkar DKI Jakarta, Paimin Napitupulu, di Jakarta, Senin (21/5/2012).

Dirinya pun heran di mana letak negosiasi uang saat warga melaporkan adanya kebakaran. Menurutnya, laporan yang diterima petugas tidak memakan waktu lama.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kita paling terima laporan 3 menit saja dan itu sudah SOP-nya. Kalau ada nego pasti panjang waktunya," keluh Paimin.

Ia menjabarkan, identitas pelapor diperlukan untuk mencegah para pelapor yang kerap memberikan informasi tidak benar. Ia pun mengeluh terkait beredar kabar adanya negosiasi uang oleh petugas Damkar.

Jika terbukti ada anggota Damkar yang bandel, Paimin siap menindak petugas tersebut dengan sanksi tegas.

"Saya akan menindak dan mencari apabila ada anggota yang negosiasi saat menerima laporan kebakaran," tutup Paimin.

Paimin menambahkan, apabila warga membelikan air minum saat kebakaran terjadi tidak masalah. Asalkan hal tersebut sukarela bukan diminta oleh petugas Damkar.

"Tidak apa-apa karena tidak memaksakan untuk hal seperti itu, lagipula apabila kebakaran yang terjadi memakan waktu lama akan menguras banyak tenaga," terangnya.

Sebelumnya beredar isu miring terhadap petugas Damkar ketika bertugas memadamkan kebakaran yang menimpa sebuah ruko di Muara Karang, Jakarta Utara pada pukul 21.45 WIB, Selasa (15/5) lalu. Kebakaran itu merenggut nyawa 3 orang anak, masing-masing bernama Melisa (14), Ivan (10) dan Melina (12). Melisa tewas di RS Atmajaya, Pluit, Jakarta Utara, 2 lainnya tewas di lokasi.

Isi dari kabar miring terkait peristiwa itu ada 3 hal yaitu:

1 Adanya negosiasi harga dengan petugas damkar saat melapor.

2 Damkar terlambat datang, dan baru datang 30 menit kemudian.

3 Mobil damkar yang tak berisi air alias kosong.

(rvk/rmd)


Berita Terkait