Minggu, 20/05/2012 17:53 WIB

PKS Lirik Parpol Lain untuk Hadapi Pilgub Sumut

Khairul Ikhwan - detikNews
Medan, - Presiden PKS, Luthfi Hasan Ishaq, memastikan partainya menjagokan Plt Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho untuk Pilgub Sumut tahun depan. Namun untuk bakal cawagub, PKS melirik kandidat yang akan diusung parti politik lainnya.

"Sekarang partai masih melakukan komunikasi dengan sejumlah partai politik di Sumut, tujuannya mencari pasangan yang ideal sebagai calon wakil," kata Luthfi usai menghadiri peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) bersama kader PKS di Hotel Tiara, Jl. Imam Bonjol, Medan, Minggu (20/5/2012).

Setelah menemukan calon wakil yang tepat sebagai bakal pendamping Gatot, barulah DPP PKS keluarkan Surat Keputusan (SK) resmi dukungan. Tidak ditutup peluang calon pasangan Gatot berasal dari partai politik anggota Setgab Koalisi maupun oposisi.

"Tidak hanya partai koalisi, siapa saja mungkin, asal memiliki komitmen, visi dan misi yang sama dalam membangun Sumut menuju kejayaan bangsa," jelas Luthfi.

Di dalam kesempatan serupa, Ketua DPW PKS Sumut, M. Hafez menyatakan, PKS tidak bisa sendirian mengusung pasangan calon. Sebab PKS di DPRD Sumut tidak memenuhi syarat minimal perolehan 15 kursi maupun 15 % dari suara suara sah pada pemilu legislatif 2009 lalu.

"Merangkul pihak lain untuk membangun Sumatera Utara akan lebih baik daripada berjuang sendiri," sebut Hafez.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(rul/lh)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Camat dan Lurah Tak Perlu Ada, Ganti Jadi Manajer Pelayanan Satu Atap

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera merealisasikan kantor kelurahan dan kecamatan menjadi kantor pelayanan terpadu satu pintu. Lurah dan camat bakal berfungsi sebagai manajer pelayanan. Ahok berpendapat lurah dan camat tak perlu lagi ada di Indonesia. Bila Anda setuju dengan gagasan Ahok, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%
MustRead close