detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Kamis, 17/04/2014 22:36 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Minggu, 20/05/2012 17:53 WIB

PKS Lirik Parpol Lain untuk Hadapi Pilgub Sumut

Khairul Ikhwan - detikNews
Medan, - Presiden PKS, Luthfi Hasan Ishaq, memastikan partainya menjagokan Plt Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho untuk Pilgub Sumut tahun depan. Namun untuk bakal cawagub, PKS melirik kandidat yang akan diusung parti politik lainnya.

"Sekarang partai masih melakukan komunikasi dengan sejumlah partai politik di Sumut, tujuannya mencari pasangan yang ideal sebagai calon wakil," kata Luthfi usai menghadiri peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) bersama kader PKS di Hotel Tiara, Jl. Imam Bonjol, Medan, Minggu (20/5/2012).

Setelah menemukan calon wakil yang tepat sebagai bakal pendamping Gatot, barulah DPP PKS keluarkan Surat Keputusan (SK) resmi dukungan. Tidak ditutup peluang calon pasangan Gatot berasal dari partai politik anggota Setgab Koalisi maupun oposisi.

"Tidak hanya partai koalisi, siapa saja mungkin, asal memiliki komitmen, visi dan misi yang sama dalam membangun Sumut menuju kejayaan bangsa," jelas Luthfi.

Di dalam kesempatan serupa, Ketua DPW PKS Sumut, M. Hafez menyatakan, PKS tidak bisa sendirian mengusung pasangan calon. Sebab PKS di DPRD Sumut tidak memenuhi syarat minimal perolehan 15 kursi maupun 15 % dari suara suara sah pada pemilu legislatif 2009 lalu.

"Merangkul pihak lain untuk membangun Sumatera Utara akan lebih baik daripada berjuang sendiri," sebut Hafez.


Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(rul/lh)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
82%
Kontra
18%