Minggu, 20/05/2012 13:28 WIB

Mantan Bupati Bengkalis Deklarasi Jadi Calon Gubernur Riau

Chaidir Anwar Tanjung - detikNews
Pekanbaru - Mantan Bupati Bengkalis, Syamsurizal, mendeklarasikan diri sebagai bakal calon Gubernur Riau periode mendatang. Deklarasi ini diselenggarakan, Minggu (20/5/2012) di Hotel Furaya, Jl Sudirman, Pekanbaru. Acara ini dimeriahkan para pendukung Syamsurizal.

Mantan bupati ini sampai saat ini masih berstatus PNS di jajaran Pemprov Riau. Kegiatannya belakangan ini dipercaya Gubernur Riau Rusli Zainal sebagai Ketua Harian Pengurus Besar PON di Riau.

Dua kali menjabat Bupati Bengkalis, kabupaten pemilik Dumai yang kaya dengan hasil migasnya, Syamsurizal mencoba mengadu nasib untuk menjadi orang nomor satu di Riau. Syamsurizal juga dikenal dekat dengan Gubernur Riau Rusli Zainal.

Selama menjabat bupati, Syamsurizal menjadi buah bibir karena membangun 'istana' di Bengkalis. Istana itu tidak lain rumah dinas bupati yang dibangun dengan dana puluhan miliar rupiah. Protes berdatangan namun tidak mempengaruhi jalannya pembangunan rumah dinas termegah di Riau itu.

Pada tahun 2003 hingga 2005, Syamsurizal kembali membuat kebijakan kontroversial. Dia membangun sekolah terpadu Islam di Pulau Rupat dengan ongkos mahal.

Kepada detikcom, Syamsurizal menyebut bahwa dirinya memastikan menjadi bakal calon gubernur. "Hari ini saya mendeklarasikan sebagai balon Gubernur Riau," kata Syamsurizal.

Soal proyek Islam terpadu, Syamsurizal pernah menyebut, anggaran yang baru digelontorkan hanya Rp 6 miliar. "Tak benar kalau Rp 100 miliar. Seingat saya cuma Rp 6 miliar saja," katanya.


Rayakan kasih sayang anda dengan coklat. tapi bagaimana kalau coklat tersebut ternyata rekondisi? Simak di Reportase Investigasi, Pukul 16.30 WIB Hanya di TRANS TV

(cha/nrl)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Camat dan Lurah Tak Perlu Ada, Ganti Jadi Manajer Pelayanan Satu Atap

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera merealisasikan kantor kelurahan dan kecamatan menjadi kantor pelayanan terpadu satu pintu. Lurah dan camat bakal berfungsi sebagai manajer pelayanan. Ahok berpendapat lurah dan camat tak perlu lagi ada di Indonesia. Bila Anda setuju dengan gagasan Ahok, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%