detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Minggu, 20/04/2014 17:46 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Minggu, 20/05/2012 13:28 WIB

Mantan Bupati Bengkalis Deklarasi Jadi Calon Gubernur Riau

Chaidir Anwar Tanjung - detikNews
Pekanbaru - Mantan Bupati Bengkalis, Syamsurizal, mendeklarasikan diri sebagai bakal calon Gubernur Riau periode mendatang. Deklarasi ini diselenggarakan, Minggu (20/5/2012) di Hotel Furaya, Jl Sudirman, Pekanbaru. Acara ini dimeriahkan para pendukung Syamsurizal.

Mantan bupati ini sampai saat ini masih berstatus PNS di jajaran Pemprov Riau. Kegiatannya belakangan ini dipercaya Gubernur Riau Rusli Zainal sebagai Ketua Harian Pengurus Besar PON di Riau.

Dua kali menjabat Bupati Bengkalis, kabupaten pemilik Dumai yang kaya dengan hasil migasnya, Syamsurizal mencoba mengadu nasib untuk menjadi orang nomor satu di Riau. Syamsurizal juga dikenal dekat dengan Gubernur Riau Rusli Zainal.

Selama menjabat bupati, Syamsurizal menjadi buah bibir karena membangun 'istana' di Bengkalis. Istana itu tidak lain rumah dinas bupati yang dibangun dengan dana puluhan miliar rupiah. Protes berdatangan namun tidak mempengaruhi jalannya pembangunan rumah dinas termegah di Riau itu.

Pada tahun 2003 hingga 2005, Syamsurizal kembali membuat kebijakan kontroversial. Dia membangun sekolah terpadu Islam di Pulau Rupat dengan ongkos mahal.

Kepada detikcom, Syamsurizal menyebut bahwa dirinya memastikan menjadi bakal calon gubernur. "Hari ini saya mendeklarasikan sebagai balon Gubernur Riau," kata Syamsurizal.

Soal proyek Islam terpadu, Syamsurizal pernah menyebut, anggaran yang baru digelontorkan hanya Rp 6 miliar. "Tak benar kalau Rp 100 miliar. Seingat saya cuma Rp 6 miliar saja," katanya.


Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(cha/nrl)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
79%
Kontra
21%