Sabtu, 19/05/2012 23:07 WIB

TNI-Polri Amankan Perkebunan Sawit Milik Bakrie Group Pasca Diamuk Massa

Andri Haryanto - detikNews
Jakarta - Sejumlah personel TNI-Polri berjaga pasca amuk massa di lokasi lahan perkebunan sawit PT Jambi Agro Wijaya (Bakrie Group), di Desa Dusun Baru, Kecamatan Air Hitam, Kabupaten Sarolangun, Jambi.

"Situasi terkendali dan tidak ada korban jiwa. saat ini personel TNI dan Polres Sarolangun masih di tkp dalam rangka pengamanan serta proses lebih lanjut," kata Kabid Humas Polda Jambi, AKBP Almansyah, kepada detikcom, Sabtu (19/5/2012).

Selain itu, polisi masih melakukan pengumpulan bukti-bukti untuk menjerat pelaku perusakan yang diduga dilakukan oleh warga Pamenang, Jambi.

"Belum ada tersangka, kita masih mengumpulkan bukti-bukti," kata Almansyah.

Peristiwa amuk massa tersebut terjadi sekitar pukul 11.00 WIB. Peristiwa tersebut terjadi di lokasi perkebunan sawit milik PT Jambi Agro Wijaya (Bakrie Group), di Desa Dusun Baru, Kecamatan Air Hitam, Kabupaten Sarolangun.

"Diduga dilakukan kelompok masyarakat Pamenang. Jumlah massa sekitar 250 orang, kerugian materil 60 rumah camp karyawan dirusak, 3 motor, dan 15 hektare lahan sawit dirusak," kata Almansyah.

Akibat aksi brutal massa tersebut, total kerugian yang dialami pihak perusahaan sebesar Rp 1,8 miliar.


Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(ahy/ahy)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

16 Kursi Menteri dari Parpol di Kabinet Jokowi Terlalu Banyak

Presiden Terpilih Jokowi telah mengumumkan postur kabinetnya. Jokowi memberi jatah 16 kursi untuk kader parpol. Menurut pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Gun Gun Heryanto, 16 kursi untuk kader parpol ini dinilai terlalu besar, tak sesuai harapan publik. Awalnya publik mengira jatah menteri untuk parpol jauh lebih sedikit. Bila Anda setuju dengan Gun Gun Heryanto, pilih Pro!
Pro
42%
Kontra
58%