detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Jumat, 18/04/2014 12:44 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Sabtu, 19/05/2012 23:07 WIB

TNI-Polri Amankan Perkebunan Sawit Milik Bakrie Group Pasca Diamuk Massa

Andri Haryanto - detikNews
Jakarta - Sejumlah personel TNI-Polri berjaga pasca amuk massa di lokasi lahan perkebunan sawit PT Jambi Agro Wijaya (Bakrie Group), di Desa Dusun Baru, Kecamatan Air Hitam, Kabupaten Sarolangun, Jambi.

"Situasi terkendali dan tidak ada korban jiwa. saat ini personel TNI dan Polres Sarolangun masih di tkp dalam rangka pengamanan serta proses lebih lanjut," kata Kabid Humas Polda Jambi, AKBP Almansyah, kepada detikcom, Sabtu (19/5/2012).

Selain itu, polisi masih melakukan pengumpulan bukti-bukti untuk menjerat pelaku perusakan yang diduga dilakukan oleh warga Pamenang, Jambi.

"Belum ada tersangka, kita masih mengumpulkan bukti-bukti," kata Almansyah.

Peristiwa amuk massa tersebut terjadi sekitar pukul 11.00 WIB. Peristiwa tersebut terjadi di lokasi perkebunan sawit milik PT Jambi Agro Wijaya (Bakrie Group), di Desa Dusun Baru, Kecamatan Air Hitam, Kabupaten Sarolangun.

"Diduga dilakukan kelompok masyarakat Pamenang. Jumlah massa sekitar 250 orang, kerugian materil 60 rumah camp karyawan dirusak, 3 motor, dan 15 hektare lahan sawit dirusak," kata Almansyah.

Akibat aksi brutal massa tersebut, total kerugian yang dialami pihak perusahaan sebesar Rp 1,8 miliar.


Ikuti berbagai berita menarik yang terjadi hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(ahy/ahy)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
79%
Kontra
21%
MustRead close