detikcom
Jumat, 18/05/2012 16:23 WIB

Kantor Partai Demokrat di Pekanbaru Dirusak Kader Sendiri

Chaidir Anwar Tanjung - detikNews
Kantor DPC Pekanbaru diduduki kadernya (chaidir/detikcom)
Jakarta - Sekitar 100 orang simpatisan kader Partai Demokrat (PD) berdemo di sekretariat DPD PD Riau, Jalan Diponegoro Pekanbaru. Aksi ini sempat diwarnai kericuhan dengan adanya aksi pecah kaca jendela sekretariat tersebut.

Pantauan detikcom, Jumat (18/5/2012) sejak pukul 14.30 WIB, kaca pintu dan jendela hancur dirusak massa. Massa berkumpul usai salat Jumat. Mereka mendatangi kantor dan meluapkan amarahnya karena kecewa atas terpilihnya Wali Kota Pekanbaru, Firdaus MT, sebagai Ketua DPC PD Pekanbaru, Riau.

Kader PD ini menilai Firdaus MT melakukan pembohongan publik. Yaitu sebelum dipilih menjadi Ketua DPC berjanji akan segera mengundurkan diri dari statusnya sebagai PNS di Pemprov Riau. Namun Firdaus yang terpilih menjadi Ketua DPC pada 12 Maret lalu tidak kunjung mengundurkan diri sebagai PNS. Beberapa bulan sebelumnya, Firdaus juga terpilih menjadi Wali Kota Pekanbaru untuk periode pertama selama lima tahun ke depan.

Massa dalam demonya mempersoalkan Firdaus yang masih menjadi PNS dan belum mengundurkan diri. Oleh massa hal ini dianggap menyalahi aturan pemerintah tentang status PNS.

Massa sampai saat ini masih menduduki kantor DPD PD yang posisinya berhadapan dengan rumah dinas Gubenur Riau. Dalam aksi tersebut, massa membentangkan spanduk yang isinya Firdaus dianggap telah melakukan pembohongan publik. Sementara itu di lokasi puluhan polisi mengamankan aksi itu.



Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 12.45 WIB

(asp/vit)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
68%
Kontra
32%