Detik.com News
Detik.com
Kamis, 17/05/2012 16:23 WIB

Jual BBM Bersubsidi ke Industri, Truk Tangki Ditangkap di Semarang

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Halaman 1 dari 2
Jual BBM Bersubsidi ke Industri, Truk Tangki Ditangkap di Semarang Angling Adhitya P/detikcom
Semarang - Sebuah truk tangki berkapasitas 16 ribu liter berisi solar yang diduga BBM bersubsidi berhasil diamankan oleh petugas Polres Semarang. Solar tersebut diketahui dikirim melalui penyedia jasa transportasi PT. Sampurna Sejahtera Selalu dari Semarang.

Truk solar bernopol B 9341 TX diamankan saat sedang menyetor solar kepada PT Duta Graha Indah yang menangani pengaspalan jalan di proyek pembangunan jalan jalur lingkar Bawen-Ambarawa. Dari truk tersebut sudah sempat dipindahkan 2 ribu liter solar sebelum akhirnya digiring ke Polres Semarang.

"Tadi sekitar jam 10.00 dibawa sama petugas saat sedang memindah solar ke mesin penggiling aspal," kata salah satu karyawan PT Duta Graha Indah, Djihanto di Mapolres Semarang, Jalan Diponegoro, Ungaran, Kabupaten Semarang, Kamis (17/5/2012).

"Saya enggak tahu apa-apa, saya cuma mindah solar," imbuhnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Semarang AKP Agus Puryadi menjelaskan modus yang digunakan adalah dengan memalsukan dokumen surat jalan atas nama PT. Pontas Anugrah Katulistiwa.

"Setelah dikroscek dengan PT Pontas ternyata mereka tidak pernah mengeluarkan surat ijin jalan untuk PT Duta Graha Indah per tanggal 16 Mei 2012," katanya.

Dalam pengiriman solar tersebut sopir truk bernama Juan dan Agung Sutrisno dibekali dua dokumen oleh PT BEJ Semarang tempat dimana PT. Duta Graha Indah memesan bahan bakar solar. Dua dokumen tersebut adalah surat jalan asli dari PT BEJ dan surat jalan palsu atas nama PT. Pontas Anugrah Katulistiwa.Next

Halaman 1 2

Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(alg/try)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Tolak APBD DKI 2015, Parpol Lembek dan Mengecewakan

DPRD DKI menolak penggunaan APBD DKI 2015 setelah tak mau membahasnya lewat rapat Badan Anggaran. Tokoh antikorupsi Buya Syafii Maarif mengatakan sikap partai lembek dan mengecewakan. "Mereka menolak isu anggaran siluman tetapi mendukung atau tidak menarik diri dari Hak Angket. Padahal, Ahok diangket karena jelas menolak anggaran siluman itu," kata Buya Syafii. Bila Anda setuju pendapat Buya Syafii, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%