detikcom
Rabu, 16/05/2012 14:21 WIB

Foto Anggota DPRD Tertulis 'Innalillahi'

Koran Riau: 2 Tahun Memuat, Baru Kali Ini Salah

Chaidir Anwar Tanjung - detikNews
Chaidir Anwar/detikcom
Pekanbaru - Bagian atas empat foto anggota DPRD Riau tertulis 'Innalillahi wa inna ilaihi rojiun' dalam bahasa Arab. Koran Riau mengakui adanya salah cetak dalam pemuatan foto tersebut. Selama dua tahun mencetak, baru kali ini salah.

"Tidak ada unsur kesengajaan dalam penempatan kalimat tersebut. Karena selama dua tahun pemuatan foto anggota dewan itu, baru kali ini terjadi kesalahan," kata Pemimpin Umum Koran Riau, Eddy Akhmad, ketika dikonfirmasi detikcom, Rabu (16/5/2012).

Menurutnya, dia sudah perintahkan Pemred Koran Riau untuk mengusut tentang kesalahan teknis tersebut. Jika kesalahan itu disengaja, maka pihaknya akan mengeluarkan petugas pracetak.

Pengamatan detikcom, foto-foto anggota DPRD tersebut tidak sepenuhnya clear. Misalkan saja, Jefry Noer, anggota fraksi Demokrat, masih terpampang di sana. Padahal Jefry saat ini sudah menjadi Bupati Kampar. Begitu juga dengan foto Ayat Cahyadi dari PKS. Meski sudah menjadi Wakil Walikota Pekanbaru, fotonya masih terpajang.

Mengenai kesalahan itu, Eddy tidak menampiknya. "Memang masih ada terpampang beberapa anggota dewan yang lama. Sebenarnya kita sudah berusaha mencari foto anggota dewan yang baru tersebut. Namun hingga saat ini belum dapat untuk dimuat di media kami," kata Eddy.

Anggota DPRD Riau, Syafrudin Saan ketika dikonfirmasi detikcom, mengaku terkejut atas tulisan tersebut. Namun ia memaafkan setelah tahu, masalah itu hanya kesalahan cetak.

Sementara, tiga anggota DPRD lainnya, yang sebagian fotonya tertutup tulisan 'Innalillahi wa inna ilaihi rojiun', belum bisa dikonfirmasi detikcom. Namun Pemimpin Umum Koran Riau Eddy Akhmad mengaku sudah menelepon untuk meminta maaf secara langsung.



Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(cha/try)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Harga BBM Harus Naik

Terbatasanya kuota BBM bersubsidi berimbas pada langkanya BBM di sejumlah SPBU plus antrean panjang kendaraan. Presiden terpilih Jokowi mengusulkan pada Presiden SBY agar harga BBM dinaikkan. Jokowi mengatakan subsidi BBM itu harus dialihkan pada usaha produktif, ditampung di desa, UMKM, nelayan. Menurutnya anggaran subsidi jangan sampai untuk hal-hal konsumtif seperti mobil-mobil pribadi. Bila Anda setuju dengan Jokowi bahwa harga BBM harus naik, pilih Pro!
Pro
45%
Kontra
55%