Selasa, 15/05/2012 19:14 WIB
Ayah-Anak Warga Pesanggrahan Terkena Serangan Tomcat
Saat detikcom berkunjung ke rumah Rahmat Djibril (48), warga Jl Anggrek 5, Petukangan Utara, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, ia sedang duduk di ruang tamu rumahnya. Pria yang sehari-hari menjadi tukang ojek ini tak bekerja seperti biasanya.
Penyebabnya adalah luka seperti terbakar akibat gigitan tomcat di sekitar ketiak kirinya. Luka itu didapatnya sejak Kamis (10/5) lalu.
"Waktu itu sore saya lagi istirahat di rumah, tiba tiba saya lihat ke atas di lampu ada binatang kaya laron muterin lampu. Terus binatang itu terbang ke tubuh saya, kemudian saya tepuk karena saya kira nyamuk, kemudian malamnya gatal dan terasa panas," kata Rahmat saat berbincang dengan detikcom.
Setelah merasa gatal malam itu, Rahmat merasa pusing dan panas dingin. Luka di ketiaknya juga bertambah panas dan meluas.
Selain Rahmat, putranya, Gilang (8), juga terkena serangan tomcat. Luka akibat gigitan binatang itu tersebar di wilayah leher Gilang.
Sebelumnya Rahmad tak tahu jika binatang yang menyebabkan luka di tubuhnya adalah tomcat. Ia tahu setelah bertanya kepada temannya.
"Saya baru tahu itu binatangnya tomcat setelah tanya teman," ujarnya.
Rahmat juga sempat mengumpulkan tomcat yang ada di sekitar rumahnya. Hasilnya, ia berhasil mengumpulkan 57 tomcat yang berada di dinding, lampu dan sela-sela rumahnya.
Rahmat menduga tomcat ke rumahnya disebabkan oleh penggusuran daerah hijau di dekat daerah ia tinggal. Daerah hijau tersebut digusur untuk dijadikan jalan tol yang menghubungkan Kebon Jeruk - Ulujami.
Sementara itu Ketua RT tempat Rahmad tinggal, Slamet, mengaku belum mengambil tindakan. "Baru ngomong ke ibu pengurus PKK. Terus minta Rahmat mengumpulkan tomcatnya, belum ada tindak lanjut dari yang lebih tinggi," tutur Slamet.
(trq/nwk)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
-
Kejagung Tahan 2 Tersangka Kasus Kredit Fiktif BJB
183 share this. -
Darin Mumtazah Diungsikan Ibunda ke Cirebon?
0 share this. -
Istri Fathanah Sefti Kini Banjir Job Main FTV
0 share this. -
KPAI Beri Penghargaan 3 Pahlawan Cilik yang Gagalkan Upaya Pemerkosaan
0 share this. -
Mobil Perdamaian Dunia Mejeng di Sini
0 share this.
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru
Indeks Berita ยป
-
Kamis, 23/05/2013 10:08 WIB
Kasus Hakim Setyabudi, Dada Rosada Penuhi Panggilan KPK
-
Kamis, 23/05/2013 10:08 WIB
Seorang Penyebar Ranjau Paku Dihajar Massa di Flyover Roxy
-
Kamis, 23/05/2013 10:07 WIB
KPK Telusuri Peruntukan Aset Luthfi untuk PKS dan Orang-orang Dekat
-
Kamis, 23/05/2013 09:59 WIB
Sertijab KSAD, Moeldoko Resmi Gantikan Pramono Edhie
-
Kamis, 23/05/2013 09:58 WIB
4 Suara Pembelaan 'Mama' Darin
-
Kamis, 23/05/2013 09:23 WIB
Darin Mumtazah Diungsikan Ibunda ke Cirebon?
-
Kamis, 23/05/2013 08:03 WIB
Pesan Pelaku Pemenggal Tentara Inggris: Anda Tidak Pernah Aman!
-
Kamis, 23/05/2013 09:39 WIB
Sefti Sebut Nama-nama yang Terima Dana Fathanah, Termasuk Ibunya Etty
-
Kamis, 23/05/2013 07:34 WIB
Sisa Dendam Kerabat Soeharto
-
Kamis, 23/05/2013 09:05 WIB
Istri Fathanah Sefti Kini Banjir Job Main FTV
-
Kamis, 23/05/2013 09:00 WIB
KPAI Beri Penghargaan 3 Pahlawan Cilik yang Gagalkan Upaya Pemerkosaan
-
Kamis, 23/05/2013 07:03 WIB
Sadis! Seorang Tentara Inggris Dipenggal di Jalanan London
-
Kamis, 23/05/2013 07:46 WIB
Ditembak Polisi, 2 Pelaku Penyerang Tentara Inggris Kini Dirawat di RS
-
560 Komentar
-
362 Komentar
-
229 Komentar
-
218 Komentar
-
215 Komentar
-
211 Komentar
-
162 Komentar
-
146 Komentar
-
Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
ProKontra
Index »
Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal
Pro
Kontra
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 2,844.000
- Rp .000
MustRead
close
-
Kamis, 23/05/2013 00:41 WIB
Kejagung Tahan 2 Tersangka Kasus Kredit Fiktif BJB
-
Rabu, 22/05/2013 21:48 WIB
Darin Mumtazah Juga Tak Ada di Rumah di Kebon Nanas
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer








_5.gif)





Made Tantrawan (21), mahasiswa Fakultas MIPA UGM memiliki catatan prestasi yang luar biasa. Ia menjadi langganan juara olimpiade internasional dan kini lulus dengan sempurna. Apa resepnya?
Pembubaran partai politik memang dimungkinkan, namun masih utopis. Akhir-akhir ini, wacana pembubaran partai politik korup kembali menguat. Setidaknya ada tiga momentum yang mendorong wacana publik ini semakin menguat.
