Selasa, 15/05/2012 17:34 WIB

Perampok 2 Toko Emas di Bekasi Berpakaian Rapi, Berjumlah 10 Orang

E Mei Amelia R - detikNews
Jakarta - Perampok 2 toko emas di Pasar Fajar Jaya, Jl H Basyir, Jaticempaka, Pondok Gede, Kota Bekasi, diperkirakan berjumlah 10 orang. Mereka merampok dengan mengenakan pakaian rapi.

"Pelaku diperkirakan 10 orang. Ciri-ciri pelaku berpakaian rapi," kata Kapolsek Pondok Gede Kompol Dermawan Karo Sekali saat dihubungi detikcom, Selasa (15/5/2012).

Dermawan mengatakan kawanan perampok datang ke dua lokasi toko emas dengan mengendarai 6 sepeda motor pada pukul 15.00 WIB. 8 Di antaranya memasuki area pertokoan sambil menodongkan senjata api ke pedagang.

"Mereka meneriakkan jangan bergerak," ujarnya.

Sedangkan 2 pelaku lainnya mengawasi situasi di lapangan dari pinggir jalan. 8 Rekannya yang masuk ke lokasi toko emas kemudian menggasak berbagai perhiasan di toko emas tersebut.

"Sambil memukul korban Sutarno dan Suparman dengan menggunakan gagang senpi. Sehingga mengalami luka robek di bagian kepala," jelasnya/

Setelah itu kawanan perampok ini langsung kabur. Akibat perampokan ini, toko Kings menderita kerugian Rp 1,5 kg senilai Rp 200 juta dan toko Jakarta sebanyak 400 gram Rp 60 juta. Empat orang terluka dalam insiden ini.

(gus/nrl)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Selasa, 21/05/2013 11:43 WIB
      15 Tahun Reformasi
      Emha Ainun Nadjib: Reformasi Itu Omong Kosong
      Gb Budayawan Emha Ainun Nadjib berada di pusaran arus perubahan kekuasaan 1998. Dia adalah salah satu tokoh yang dengan lantang meminta Presiden Soeharto mengundurkan diri dari jabatannya. Tapi reformasi yang terjadi sampai saat ini, kata dia, palsu belaka. Mengapa?
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    89%
    Kontra
    11%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel