Detik.com News
Detik.com

Selasa, 15/05/2012 15:39 WIB

SBY: Penyelesaian Konflik Semenanjung Korea Bisa Dicapai dengan Dialog

Luhur Hertanto - detikNews
SBY: Penyelesaian Konflik Semenanjung Korea Bisa Dicapai dengan Dialog Presiden SBY
Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan perlunya bersikap objektif dan berimbang terhadap permasalahan yang tengah dialami antara Korea Utara dan Korea Selatan. Salah satu sikap yang bisa diambil adalah menghindari kesalahpahaman terkait konflik di Semenanjung Korea tersebut.

"Presiden dalam tanggapannya menggarisbawahi bahwa terhadap masalah apapun yang dihadapi di Semenanjung korea perlu dihindari kesalahpahaman. Penyelesaian masalah itu akan dicapai melalui dialog dan komunikasi," kata Menlu Marty Natalegawa usai mendampingi Presiden SBY menerima kunjungan kenegaraan Presiden Presidium Majelis Rakyat Tertinggi Republik Demokratik Korea (RDRK), Kim Yong Nam. Pertemuan berlangsung di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (15/5/2012).

Marty mengatakan Presiden SBY menanggapi perlunya dialog yang terbuka untuk mengindari salah paham di antara dua negara bertetangga tersebut. Terutama dengan negara-negara sekitar yang terlibat dalam krisis Semenanjung Korea.

Dia juga mengatakan uji coba peluncuran roket pembawa satelit komunikasi oleh Korea Utara beberapa waktu lalu telah memicu ketegangan di Semananjung Korea semakin meningkat. Presiden Kim, menurut Marty, mengeluhkan kecurigaan sejumlah negara bahwa roket itu berhulu ledak nuklir.

"Presiden korut menyampaikan hal-hal yang berkaitan dengan peluncuran satelit ini menurut mereka ada semacam informasi yang tidak seimbang dan cenderung menyudutkan pihak Korut," ungkap Marty.

Presiden SBY, kata Marty, juga menyambut baik undangan berkunjung ke Korea Utara. Kunjungan tersebut akan dimanfaatkan untuk mengetahui langsung dinamika politik negara itu pasca regenerasi kepemimpinan dan kebijakannya terhadap krisis di Semenanjung Korea.

"Ini kesempatan langka untuk mendengar langsung apa pandangan kepemimpinan Korut pasca suksesi," pungkas Marty.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(lh/rmd)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 22/05/2015 20:11 WIB
    Andrinof Chaniago: Reshuffle, Kami Tak Peduli
    Andrinof Chaniago: Reshuffle, Kami Tak Peduli Ada yang menilai kurang moncernya kinerja tim ekonomi saat ini tak lepas dari kurang optimalnya peran Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Andrinof Chaniago. Kepala Bappenas itu juga dituding banyak memangkas program-program unggulan Presiden Joko Widodo yang tertuang dalam Nawa Cita.
ProKontra Index »

Ayah Pemerkosa Putri Kandung dan Bunuh 4 Anaknya Layak Dihukum Mati!

Sadriansyah, warga Sungai Kunjang, Samarinda, Kaltim tega memperkosa putri kandungnya dan membunuh 4 anak-anak sendiri saat masih kecil. Anggota Komisi VIII DPR Maman Imanulhaq berpendapat, Sadriansyah pantas dihukum mati karena menjadi ayah yang biadab. Bila Anda setuju bahwa hukuman yang setimpal bagi Sadriansyah adalah hukuman mati, pilih Pro!
Pro
91%
Kontra
9%