Selasa, 15/05/2012 15:19 WIB
Tak Mau Bayar Ongkos, Pria Ini Malah Menonjok Sopir Taksi
Ilustrasi (Straits Times)
Insiden ini terjadi pada 30 Agustus 2011 lalu. Saat itu, Jeevan Ashok yang berprofesi sebagai manajer di sebuah perusahaan, menggunakan taksi yang dikemudikan oleh Lip Tuck Seng (46).
Perjalanan yang ditempuhnya mengambil rute Orchard Towers menuju ke Tampines Street 23. Ketika tiba di lokasi yang dituju, Jeevan menolak untuk membayar tarif sebesar 27 dolar Singapura atau sebesar Rp 199 ribu. Dia berlalu begitu saja dan berjalan meninggalkan Lip.
Demikian seperti dilansir oleh AsiaOne, Selasa (15/5/2012).
Namun Lip tetap mengejarnya untuk menagih ongkos taksi. Seorang sopir taksi lainnya, Yeo Tee Toong (45), yang tengah melintas ikut membantu Lip.
Berhasil dihentikan oleh Lip, Jeevan bersikeras enggan membayar. Dia bahkan mengaku dirinya tidak pernah naik taksi yang dikemudikan Lip.
Tanpa banyak bertanya, Jeevan menantang Lip untuk berkelahi dan menyebut dirinya memiliki koneksi dengan orang-orang penting di Singapura. Menanggapi tantangan tersebut, sopir taksi tersebut menolak untuk meladeninya. Namun tiba-tiba Jeevan menonjok wajah Lip.
Perbuatan ini lantas dilaporkan ke polisi dan Jeevan pun diseret ke pengadilan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Pengadilan pun menyatakan pemuda itu bersalah dan menjatuhkan vonis 4 minggu penjara terhadapnya.
Belakangan diketahui bahwa Jeevan pernah terlibat kasus yang nyaris serupa sebelumnya. Jeevan dinyatakan bersalah karena berperilaku mengganggu ketertiban dan melakukan pidana berkaitan dengan kegiatan berlalu lintas. Dia dihukum denda sebesar 1.500 dolar Singapura atau sekitar Rp 11 juta pada 1 Januari 2012 lalu.
(nvc/ita)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
-
Parah! Bercerai dari Istri, Pria Ini Berhubungan Seks dengan Babi
1,905 share this. -
Golkar: Pak Harto Banyak Meninggalkan Pengagum di Indonesia
557 share this. -
Makan di Pendopo Sipanji Banyumas, Megawati Cerita Kondisi Indonesia
542 share this. -
Wakil Ketua Komisi IX: Freeport Lakukan Pengabaian Keselamatan Pekerja
462 share this. -
Jokowi: Saya Nggak Mau, Tahu-tahu Filmnya Jadi
373 share this.
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru
Indeks Berita ยป
-
Rabu, 22/05/2013 16:32 WIB
Ahmadinejad Kecam Pencoretan Sekutu Dekatnya dari Daftar Capres Iran
-
Rabu, 22/05/2013 15:39 WIB
Mantan Presiden Rafsanjani Dilarang Mencalonkan Diri dalam Pilpres Iran
-
Rabu, 22/05/2013 14:26 WIB
PM Suriah Sebut Kemenangan Melawan Pemberontak Sudah Dekat
-
Rabu, 22/05/2013 13:29 WIB
Ditembak Tentara Israel, Bocah Palestina Kritis
-
Rabu, 22/05/2013 12:32 WIB
Parah! Bercerai dari Istri, Pria Ini Berhubungan Seks dengan Babi
-
Rabu, 22/05/2013 18:48 WIB
Polisi Tetapkan Wabup Bogor Tersangka Video Porno, Diperiksa Kamis Besok
-
Rabu, 22/05/2013 19:21 WIB
Kepsek: Siswa Berani Ambil Risiko Saat Selamatkan Korban Perkosaan
-
Rabu, 22/05/2013 18:15 WIB
Ada Hubungan Apa Luthfi dan Darin Mumtazah? Ini Kata Dewan Syariah PKS
-
Rabu, 22/05/2013 19:05 WIB
Rumah Luthfi di Kebagusan Baru Berumur Sebulan
-
Rabu, 22/05/2013 18:36 WIB
Siswa SMP Heroik: Desa Saya Tak Boleh Jadi Tempat Perkosaan!
-
Rabu, 22/05/2013 17:19 WIB
Aksinya Digagalkan 3 Siswa SMP, Pelaku Percobaan Perkosaan: Saya Khilaf
-
Rabu, 22/05/2013 18:57 WIB
Ahmad Zaky: Saya Mau Kooperatif dengan KPK
-
Rabu, 22/05/2013 18:04 WIB
Ahmad Zaky Jelaskan Soal Insiden 'Kabur' di DPP PKS
-
468 Komentar
-
362 Komentar
-
240 Komentar
-
229 Komentar
-
215 Komentar
-
213 Komentar
-
211 Komentar
-
176 Komentar
-
Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
ProKontra
Index »
Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal
Pro
Kontra
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 2,844.000
- Rp .000
MustRead
close
-
Rabu, 22/05/2013 15:45 WIB
Fahri Hamzah: Darin Mumtazah Bagian dari Festival KPK
-
Rabu, 22/05/2013 15:40 WIB
Jenguk Anggota Kopassus Tersangka Kasus Cebongan, Warga Yogya Gelar Ritual
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer








_5.gif)






Made Tantrawan (21), mahasiswa Fakultas MIPA UGM memiliki catatan prestasi yang luar biasa. Ia menjadi langganan juara olimpiade internasional dan kini lulus dengan sempurna. Apa resepnya?
Pembubaran partai politik memang dimungkinkan, namun masih utopis. Akhir-akhir ini, wacana pembubaran partai politik korup kembali menguat. Setidaknya ada tiga momentum yang mendorong wacana publik ini semakin menguat.
