detikcom
Senin, 14/05/2012 09:40 WIB

Long Weekend, Argo Lawu Tambahan Disiapkan dari Jakarta

Nurvita Indarini - detikNews
Jakarta - Akhir pekan ini merupakan akhir pekan yang panjang. Sebab 17 Mei yang jatuh pada hari Kamis merupakan tanggal merah untuk memperingati Kenaikan Isa Almasih, sedang Jumat cuti bersama. Sehingga akhir pekan yang biasanya hanya 2 hari, khusus pekan ini jadi 4 hari. Tiket kereta api (KA) pun diserbu.

"Sudah mulai banyak yang memesan tiket kereta, kebanyakan yang mau pergi ke Yogyakarta dan Solo. Kami siapkan kereta api tambahan yaitu Argo Lawu Tambahan," ujar Kahumas PT KA Daop I, Mateta Rizalulhaq, saat dihubungi detikcom, Senin (14/5/2012).

Argo Lawu merupakan rangkaian kereta eksekutif dari Jakarta ke Solo Balapan, yang tentunya melewati Yogyakarta dalam perjalanannya. KA tambahan ini dioperasikan pada Rabu (16/5) pukul 21.05 WIB.

Tiket KA untuk kelas bisnis dan eksekutif bisa dipesan 90 hari sebelumnya. Sedangkan untuk kelas ekonomi baru bisa dipesan seminggu sebelum keberangkatan.

Adakah kenaikan harga? "Tiket KA itu kan fleksibel. Sehingga diterapkan tarif batas atas saat puncak (peak season)," terang Mateta.

Menurut dia, rata-rata KA tujuan Yogyakarta dan Solo sudah penuh di semua kelas untuk keberangkatan Rabu (16/5) malam dan Kamis (17/5) pagi. Jika animo masyarakat masih tinggi, maka akan dijalankan lagi KA tambahan.

"Rata-rata sudah full untuk Rabu. Sudah 90 persen, termasuk yang ekonomi. Untuk tiket KA tambahan, yaitu Argo Lawu tambahan sudah mulai dipasarkan," jelas Mateta.





Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(nvt/nrl)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 02/10/2014 18:15 WIB
    Dato Sri Tahir: Saya Sudah Nikmati Lunch dari TNI
    Gb Dato Sri Tahir, konglomerat terkaya nomor 12 di Indonesia, diangkat menjadi penasihat Panglima TNI Jenderal Moeldoko. Tahir pun menyumbang 1.000 rumah untuk prajurit. Kontroversi pun merebak. Apa imbalan yang Tahir dapat?
ProKontra Index »

Pilkada via DPRD Potensi Korupsinya Lebih Tinggi!

DPR hari ini akan mengesahkan RUU Pilkada yang salah satunya akan menentukan apakah pemilihan kepala daerah akan tetap dilakukan secara langsung atau dikembalikan ke DPRD. KPK berpandangan, Pilkada lewat DPRD justru potensi korupsinya lebih tinggi. Bila Anda setuju dengan KPK, pilih Pro!
Pro
58%
Kontra
42%