detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Sabtu, 19/04/2014 05:02 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Minggu, 13/05/2012 18:59 WIB

Inilah Jubir Foke-Nara Jelang Kampanye Pilkada DKI

Septiana Ledyfia - detikNews
foto: detikcom
Jakarta - Ketua DPP Hanura Yuddy Chrisnandi dan beberapa politisi lainnya resmi menjadi juru bicara tim sukses pasangan cagub Fauzi Bowo (Foke)-Nachrowi Ramli. Apa yang membuat Yuddy mau menjadi jubir Foke?

"Saya harus yakin beliau tidak kena korupsi. Jika terkena korupsi saya menolak walaupun partai meminta. Saya diminta jadi jubir 2 bulan lalu," kata Yuddy kepada wartawan usai peresmian media center Foke-Nara di Jl Diponegoro, Jakarta, Minggu (13/5/2012).

Dalam pandangan Yuddy, tak banyak masyarakat tak tahu kinerja Foke. Hal ini karena Foke jarang tebar pesona di depan rakyat.

"Berhasil dan gagal relatif. Sosok Fauzi Bowo tidak gandrung pencitraan sehingga tidak pernah menggembar-gemborkan prestasinya. Ini juga jadi kelemahan karena membuat masyarakat tidak tahu prestasinya,"katanya.

Tak hanya Yuddy, Foke-Nara juga menunjuk sejumlah jubir lain. Seperti anggota Komisi IX DPR RI dari PD, Nova Rianti Yusuf.

"Karena ada program kesehatan jiwa. Karena Foke punya program itu. Karena di daerah-daerah nggak ada program itu. Saya mengharapkan lebih. Kedua, Gakin cuma ada di Jakarta. Sudah ditanya oleh dokter-dokter, mahal lho cuci darah itu, tapi di sini gratis," kata Nova.

Nova menilai ledakan penduduk di Jakarta luar biasa. Dia yakin Foke mampu mengatasinya.

"Salah satu model project Perda DKI terkait dengan KB gratis. Beneran sudah terlaksana di Jakarta Selatan dan Jakarta Pusat. Vasetomi juga gratis. Ada keberhasilan penting sesuai komisi saya," tandasnya.


Seorang Balita Tercebur Ke Dalam Kuali Panas. Saksikan selengkapnya di "Reportase Pagi" pukul 04.30 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(van/nvt)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
80%
Kontra
20%
MustRead close