detikcom
Minggu, 13/05/2012 18:59 WIB

Inilah Jubir Foke-Nara Jelang Kampanye Pilkada DKI

Septiana Ledyfia - detikNews
foto: detikcom
Jakarta - Ketua DPP Hanura Yuddy Chrisnandi dan beberapa politisi lainnya resmi menjadi juru bicara tim sukses pasangan cagub Fauzi Bowo (Foke)-Nachrowi Ramli. Apa yang membuat Yuddy mau menjadi jubir Foke?

"Saya harus yakin beliau tidak kena korupsi. Jika terkena korupsi saya menolak walaupun partai meminta. Saya diminta jadi jubir 2 bulan lalu," kata Yuddy kepada wartawan usai peresmian media center Foke-Nara di Jl Diponegoro, Jakarta, Minggu (13/5/2012).

Dalam pandangan Yuddy, tak banyak masyarakat tak tahu kinerja Foke. Hal ini karena Foke jarang tebar pesona di depan rakyat.

"Berhasil dan gagal relatif. Sosok Fauzi Bowo tidak gandrung pencitraan sehingga tidak pernah menggembar-gemborkan prestasinya. Ini juga jadi kelemahan karena membuat masyarakat tidak tahu prestasinya,"katanya.

Tak hanya Yuddy, Foke-Nara juga menunjuk sejumlah jubir lain. Seperti anggota Komisi IX DPR RI dari PD, Nova Rianti Yusuf.

"Karena ada program kesehatan jiwa. Karena Foke punya program itu. Karena di daerah-daerah nggak ada program itu. Saya mengharapkan lebih. Kedua, Gakin cuma ada di Jakarta. Sudah ditanya oleh dokter-dokter, mahal lho cuci darah itu, tapi di sini gratis," kata Nova.

Nova menilai ledakan penduduk di Jakarta luar biasa. Dia yakin Foke mampu mengatasinya.

"Salah satu model project Perda DKI terkait dengan KB gratis. Beneran sudah terlaksana di Jakarta Selatan dan Jakarta Pusat. Vasetomi juga gratis. Ada keberhasilan penting sesuai komisi saya," tandasnya.


Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(van/nvt)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Jokowi Harus Dengarkan Informasi KPK agar Ciptakan Kabinet Bersih

KPK mengatakan 43 nama calon menteri yang diberikan Jokowi, setengahnya memiliki rapor merah atau incaran KPK. Pengamat politik dari UGM Ari Dwipayana mengimbau agar Jokowi harus mendengarkan informasi dari KPK tersebut agar dapat menciptakan kabinet yang bersih.Bila Anda setuju dengan Ari Dwipayanya, pilih Pro!
Pro
60%
Kontra
40%