detikcom
Minggu, 13/05/2012 09:12 WIB

Sudah 18 Kantong Berisi Jenazah Korban Sukhoi Terkumpul

Ahmad Toriq - detikNews
Jakarta - Sejak kemarin kantong jenazah terus berdatangan ke Bandara Halim Perdanakusuma. Hingga saat ini sudah 18 kantong jenazah yang berhasil dievakuasi tim evakuasi korban kecelakaan pesawat Sukhoi Superjet 100.

"Evakuasi dari jalur udara hingga saat ini sudah ada 18 kantong jenazah. Katanya ada juga 2 kantong yang dibawa melalui jalan darat, tapi masih perlu saya konfirmasi," kata Kabasarnas, Marsekal Madya Daryatmo, kepada wartawan di Landasan Udara Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Minggu (13/5/2012).

Namun Daryatmo tak bisa memastikan berapa jumlah jenazah yang sudah terkumpul. Sebab, satu kantong jenazah bisa berisi lebih dari satu jenazah.

Begitu pun dengan identifikasi korban yang belum bisa dikenali tim evakuasi. Tugas tim evakuasi hanyalah melakukan pengumpulan jenazah, sementara dentifikasi akan dilakukan oleh Tim DVI di RS Polri Kramat Jati.

"Kita nggak buka, hanya mengumpulkan puing-puing di sana untuk kita beri ke DVI RS Polri," paparnya.

Kantong-kantong jenazah tersebut saat ini sudah berada di RS Polri Kramat Jati.

Untuk evakuasi, Daryatmo dan timnya berjanji akan berusaha maksimal menyelesaikan proses evakuasi. "Saya hanya menentukan secepat dan sebanyak mungkin kalau bisa," imbuhnya.



Terlibat Cekcok Rumah Tangga, Suami Tega Bakar Isteri dan Mertua. Selengkapnya di Reportase Pagi, pukul 04.30 - 05.30 Hanya di TransTV

(trq/mpr)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
      Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
      Gb Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    59%
    Kontra
    41%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel
    MustRead close