detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Jumat, 18/04/2014 17:36 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Jumat, 11/05/2012 17:09 WIB

Tangkap 2 Terduga Teroris di Solo, Densus 88 Nyaris Dikeroyok Massa

Muchus Budi R. - detikNews
Ilustrasi/detikcom
Solo - Dua orang warga hari ini ditangkap Densus 88/AT Mabes Polri, karena diduga terkait tindak pidana terorisme. Penangkapan salah seorang dari mereka di tempat terbuka, sehingga petugas Densus sempat dikeroyok massa sehingga mengeluarkan senjata untuk membubarkan massa.

Penangkapan Rizqi Dian Furqoni dilakukan di jalan dekat rumahnya di Kelurahan Semanggi, Pasarkliwon, Solo, seusai menjalankan sholat Jumat, (11/5/2012) siang. Menurut keterangan para saksi kepada keluarga, motor yang ditumpangi remaja 17 tahun tersebut dipepet oleh beberapa orang tidak berseragam.

Motor yang kendarai Dian terjatuh dan selanjutnya para petugas tersebut berusaha menangkapnya, namun dia terus melawan. Perlawanan Dian itu juga dibantu warga sekitar yang sedang berada tak jauh dari lokasi kejadian karena dikira orang yang akan menangkap Dian itu adalah kelompok warga yang terlibat dalam bentrok antarwarga di Solo pekan lalu.

"Menurut para saksi, para petugas tidak berseragam itu kemudian mengeluarkan senjata api dan mengaku sebagai petugas dari Densus 88, akhirnya warga memilih mundur,” ujar ayah Dian, Rudi Hartono, saat mendatangi Polresta Surakarta untuk memastikan nasib anaknya.

Selain Dian, hari ini di Solo Densus 88/AT juga menangkap seorang warga lainnya di kawasan Pasar Legi, Banjarsari Solo. Pemuda yang ditangkap di Pasa Legi tersebut berprofesi sebagai juru parkir dan ditangkap ketika sedang bekerja.

Sementara itu Kapolresta Surakarta, Kombes (Pol) Asdjima'in, membenarkan bahwa hari ini Densus 88/AT menangkap dua orang terduga teroris yang wilayah hukum Polres Surakarta. Keduanya ditangkap berkaitan dengan kasus bom bunuh diri GBIS Kepunton, Solo, beberapa waktu lalu.

"Satu orang atas nama Dian dan seorang lainnya atas nama Teguh alias Parkit. Penangkapan keduanya juga merupakan pengembangan dari penangkapan 12 orang di berbagai daerah pada awal bulan ini. Penangkapan dilakukan oleh Densus 88 dan tidak melibatkan kami sehingga kami tidak mengetahui lokasi penahanan keduanya," ujar Asdjima'in



Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(mbr/try)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
79%
Kontra
21%