Kamis, 10/05/2012 21:06 WIB
Ninasapti Partowidagdo Jalankan Wasiat Hidup Hemat Sang Suami
"Kami itu hidup hemat, sebab kamu dari keluarga melarat. Ya melarat bukan tidak memiliki apa-apa, kami dosen. Maksudnya bukan start dari keluarga kaya raya," kata Nina di Kantor Setneg, Jl Majapahit, Jakarta Pusat, Rabu (9/5/2012).
Kemudian Nina dan Widjajono sama-sama belajar dan mencari nafkah. Kemudian hidupnya dijalani sewajarnya tanpa foya-foya.
"Tentu kami perlu menambah ilmu ke luar negeri, itu suatu yang wajar. Jalan-jalan pun kita melihat kehematan-kehematan di berbagai aspek. Jadi itu semua yang menjadi wasiat di dalam semua PR-nya, hematnya di mana," papar akademisi dari UI ini.
Hidup hemat pun bisa diterapkan dalam penggunaan bahan bakar minyak (BBM). Menurut Nina, pemberian subsidi BBM Rp 130 triliun sama sekali tidak hemat. Apalagi yang menikmati subsidi adalah yang mempunyai mobil.
"Kalau yang di atas gunung tidak punya mobil motor tidak menikmati apa-apa, dia petani biasa, kecuali dia sekali-kali naik bus atau naik angkot, hanya itu saja," lanjut anggota Dewan Ekonomi Nasional ini.
Konteksnya seharusnya adalah harga BBM yang murah itu untuk rakyat banyak dan bukan untuk yang bermobil. Untuk itulah ketika subsidi BBM dikurangi, maka tepat bila diberikan kompensasi atau semacam bantuan untuk si miskin.
"Yang lebih penting bukan yang kaya, yang kaya ini kan terus terang tidak perlu dibantu. Sementara orang berbalik subsidi untuk semua rakyat, itu juga tidak benar," imbuh Nina.
"Pilih mana yang buat rakyat kaya dan buat rakyat miskin. Tidak ada negara yang kaya sekalipun memberi subsidi untuk rakyat kaya," tambahnya.
Yang benar, lanjutnya, rakyat yang kaya harus bayar pajak lebih banyak. Itulah yang namanya pajak progresif. Menurut Nina, subsidi BBM saat ini dinikmati oleh rakyat yang kaya jauh lebih banyak daripada yang tidak punya mobil dan motor. Karena itu subsidi BBM menjadi aneh.
"Secara ekonomi dia tidak adil, bahasa sederhananya, tapi tidak sesederhana itu meluruskanya karena keputusan politiknya sudah ada tidak menaikan harga BBM. Kuota kita batasi atau kita lakukan sesuatu lagi apakah naikkan itu pajak misalnya buat orang kaya," terangnya.
Pajak untuk orang kaya layak dinaikkan karena si kaya ikut menikmati atas sesuatu yang dirinya tidak berhak. "Jadi ini yang kita tunjukan implementasinya siapa yang tanggung jawab bukan hanya pusat kan, daerah juga," ucap Nina.
Dia berpendapat, keadilan tidak bisa untuk satu pihak tapi untuk bersama-sama. Itulah wasiat utama Widjajono.
"Ibaratnya kita tidak ingin melarat, kita ini negara miskin yang berfoya-foya, miskin minyak tapi foya-foya minyak. Kalau mau kaya hiduplah dengan cara berlimpah, ada gas, ada batubara ada energi surya sedangkan yang migas ditinggalkan. Message ini tinggalkan kita ganti bahan bakar gas, tenaga surya," tutur Nina.
(vit/nwk)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
-
Kejagung Tahan 2 Tersangka Kasus Kredit Fiktif BJB
183 share this. -
Tentara Inggris Dipenggal, Ratusan Warga Gelar Demo Anti-Islam
0 share this. -
Bupati Bogor Beri Hadiah pada 3 Siswa SMP yang Gagalkan Perkosaan
0 share this. -
Dewan Muslim Kecam Pembunuhan Sadis Tentara Inggris
0 share this. -
Kasus Hakim Setyabudi, Dada Rosada Penuhi Panggilan KPK
0 share this.
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Tokoh Terbaru
Indeks Tokoh ยป
-
Senin, 20/05/2013 15:21 WIB
Mikhail Kouritsyn dan Nasi Goreng
-
Senin, 20/05/2013 11:41 WIB
Yusianto, Pencicip Kopi Bersertifikat Internasional Pertama di Indonesia
-
Jumat, 03/05/2013 15:39 WIB
Markamah, Ibu Guru yang Tak Lelah Berjuang di Sekolah Marjinal
-
Kamis, 02/05/2013 13:02 WIB
Ustad Soenman, Stand Up Comedian Kocak dari PKS
-
Kamis, 02/05/2013 11:05 WIB
Beteguh, Guru Belia di Hutan Belantara dan Mimpi-mimpi Besarnya
-
Kamis, 23/05/2013 10:05 WIB
Seorang Penyebar Ranjau Paku Dihajar Massa di Flyover Roxy
-
Kamis, 23/05/2013 10:31 WIB
Darin Mumtazah Pernah Hendak Dijemput KPK di Sekolah
-
Kamis, 23/05/2013 09:39 WIB
Sefti Kenali Beberapa Perempuan yang Menerima Dana dari Fathanah
-
Kamis, 23/05/2013 09:23 WIB
Darin Mumtazah Diungsikan Ibunda ke Cirebon?
-
Kamis, 23/05/2013 10:25 WIB
Polisi: Penyebar Paku di Roxy Tertangkap Gara-gara Menabrak Mobil Boks
-
Kamis, 23/05/2013 09:48 WIB
4 Suara Pembelaan 'Mama' Darin
-
Kamis, 23/05/2013 10:39 WIB
Sedalam Apa Hubungan Darin-Luthfi? Ini 4 Jawaban Elite PKS
-
Kamis, 23/05/2013 10:22 WIB
Bupati Bogor Beri Hadiah pada 3 Siswa SMP yang Gagalkan Perkosaan
-
561 Komentar
-
362 Komentar
-
229 Komentar
-
218 Komentar
-
215 Komentar
-
211 Komentar
-
162 Komentar
-
146 Komentar
-
Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
ProKontra
Index »
Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal
Pro
Kontra
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 2,844.000
- Rp .000
MustRead
close
-
Kamis, 23/05/2013 08:07 WIB
Pesan Pelaku Pemenggal Tentara Inggris: Anda Tidak Pernah Aman!
-
Kamis, 23/05/2013 07:16 WIB
Tentara Inggris Dipenggal, PM Cameron: Ada Indikasi Kuat Teroris
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer








_5.gif)






Made Tantrawan (21), mahasiswa Fakultas MIPA UGM memiliki catatan prestasi yang luar biasa. Ia menjadi langganan juara olimpiade internasional dan kini lulus dengan sempurna. Apa resepnya?
Pembubaran partai politik memang dimungkinkan, namun masih utopis. Akhir-akhir ini, wacana pembubaran partai politik korup kembali menguat. Setidaknya ada tiga momentum yang mendorong wacana publik ini semakin menguat.
