detikcom
Kamis, 10/05/2012 17:40 WIB

Gillard Ogah Tiru Obama Mendukung Pernikahan Sesama Jenis

Rita Uli Hutapea - detikNews
Barack Obama (AFP)
Canberra, - Presiden Amerika Serikat Barack Obama secara terbuka mendukung pernikahan sesama jenis. Namun Perdana Menteri (PM) Australia Julia Gillard ogah mengikuti sikap sekutunya itu.

Gillard akan terus menentang pernikahan sesama jenis di Australia. Pemimpin Australia itu menegaskan, dirinya akan berpegang pada keyakinannya dan tidak akan menyetujui RUU yang akan mengizinkan pasangan sesama jenis untuk menikah. RUU tersebut rencananya akan diperkenalkan di parlemen federal tahun ini.

"Saya tahu Presiden Obama telah membuat statemen itu," kata Gillard pada stasiun radio ABC seperti dilansir Sydney Morning Herald, Kamis (10/5/2012).

"Saya telah melihat laporan soal itu, tapi tidak, pandangan saya tidak berubah dan saat RUU masuk ke parlemen tahun ini... Saya tak menyetujuinya," cetus wanita yang tidak menikah itu.

Sebelumnya dalam wawancara dengan ABC News, Obama terang-terangan menyatakan dukungannya pada pernikahan sesama jenis. Dengan pernyataannya ini, Obama menjadi presiden AS pertama yang secara terbuka mendukung pernikahan sesama jenis. Menurut Obama, pembicaraannya dengan istri dan kedua putrinya ikut mendorong sikapnya itu.


(ita/nrl)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Selasa, 14/05/2013 14:56 WIB
      50 Tahun Integrasi Irian Barat ke NKRI
      Tokoh Integrasi Papua Yahya Solosa: Riak Separatisme Memang Ada
      Gb Pada 1 Mei lalu bertepatan dengan 50 tahun integrasi Irian Barat (sekarang Papua) ke Indonesia. Namun pertanyaan saat ini tentunya adalah, selama setengah abad, adakah makna bergabungnya Papua ke wilayah Indonesia bagi masyarakatnya?
    ProKontra Index »

    Melawan KPK Jadi Bumerang Buat PKS

    PKS melakukan perlawanan ke KPK dengan akan melaporkan penyidik KPK ke Mabes Polri. Menurut konsultan politik Dimas Oky Nugroho dari Akar Rumput Strategic Political Consulting, aksi PKS ini justru akan menjadi bumerang, kehilangan simpati publik. Lebih baik, PKS tak ikut campur dalam kasus Luthfi Hasan Ishaaq. PKS bisa mencontoh partai lainnya bila berhadapan dengan KPK dengan melakukan pembersihan internal. Bila Anda setuju dengan pernyataan Dimas Oky Nugroho, pilih Pro!
    Pro
    47%
    Kontra
    53%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel