Kamis, 10/05/2012 02:10 WIB

Ayah Mertua Badai Kerispatih Ada di Pesawat Sukhoi Superjet 100

Prins David Saut - detikNews
Ilustrasi
Jakarta, - Ayah mertua dari musisi band Kerispatih, Badai, ternyata ikut serta dalam joy flight pesawat Sukhoi Superjet 100. Badai pun datang langsung ke Lanud Halim Perdanakusuma untuk mencari tahu kondisi mertuanya tersebut.

"Kontak terakhir tadi pagi. Bokap mertua mau uji coba. Kita tahu kejadian ini dari Metro TV dan media lain," tutur Badai kepada wartawan di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu (9/5/2012).

Mertua Badai yang bernama Herman Suladji (70) ini merupakan staf operasional Air Maleo. Herman mengikuti joy flight pesawat Sukhoi tersebut, sesuai dengan tugasnya sebagai supervisi uji kelayakan pesawat.

Menurutnya, pihak keluarga semakin khawatir karena tidak bisa menghubungi Herman yang mantan pilot ini. Sehingga diputuskan untuk langsung mencari informasi ke Lanud Halim Perdanakusuma.

"Keluarga istri kontak kok nggak aktif. Udah dikontak nggak aktif, tapi susah juga," tuturnya.

Badai mengaku tidak memiliki firasat apapun soal insiden ini. Namun, salah seorang keponakannya pernah menceritakan pernyatan Herman yang sedikit aneh.

"Ada omongan keponakan, katanya bokap mertua bilang mau terbang jauh. Bicaranya 3 atau 4 hari yang lalu," tandasnya.

Pesawat Sukhoi Superjet 100 hilang kontak di wilayah Gunung Salak, Bogor, Jawa Barat, sore ini. Pesawat buatan Rusia ini membawa 42 orang penumpang dan 8 orang awak. Belum diketahui kondisi terakhir dari pesawat maupun penumpangnya.


(nvc/fjp)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Selasa, 14/05/2013 14:56 WIB
      50 Tahun Integrasi Irian Barat ke NKRI
      Tokoh Integrasi Papua Yahya Solosa: Riak Separatisme Memang Ada
      Gb Pada 1 Mei lalu bertepatan dengan 50 tahun integrasi Irian Barat (sekarang Papua) ke Indonesia. Namun pertanyaan saat ini tentunya adalah, selama setengah abad, adakah makna bergabungnya Papua ke wilayah Indonesia bagi masyarakatnya?
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    100%
    Kontra
    0%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel